Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Daging Tinggi.

Sumbawa Barat. PublikOnline – Jelang Natal dan Tahun baru 2020 harga beberapa komoditi masih normal, seperti bawang merah, bawang putih, tomat, minyak goreng, telur ayam, minyak goreng dan beras. Tetapi harga daging cenderung agak tinggi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi perindustrian dan Perdagangan, Amin Sudiono saat diwawancarai di pasar murah alun-alun kota Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (10/12/2019).

Amin Sudiono mengatakan kenaikan harga daging ini dikarenakan ketersediaan daging yang sedikit sementara permintaan cenderung meningkat, apalagi menjelang Natal dan tahun baru pasti permintaan daging akan semakin meningkat.

Baca Juga : empat-atlet-futsal-sumbawa-barat-ikut-seleksi-pon-papua/

“Saat ini komoditi-komoditi atau bahan pokok harganya masih normal, tetapi harga daging masih tinggi yaitu bertahan di Rp125.000 Ini dikarenakan ketersediaan daging yang sedikit. Harga daging normal biasanya di bawah Rp100.000” katanya.

Harga daging ini sulit diatur, tambah Amin Sudiono, karena daging tidak memiliki standar harga. Harga daging naik dan turun tergantung ketersediaan daging dan banyak atau sedikitnya permintaan pasar.
“Saya berharap harga daging akan segera turun di bawah Rp100.000, agar seluruh lapisan masyarakat dapat menjangkaunnya,” Harap Amin Sudiono.

Jika terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditi, pihak Dinas Koperindag akan langsung berkoordinasi dengan Provinsi agar segera melakukan tindakan untuk menormalkan kembali harga. Komoditi-komoditi yang sering mengalami kenaikan adalah bawang merah, bawang putih, tomat. Sementara komoditi yang memiliki harga standar seperti gula dan minyak goreng sulit mengalami kenaikan karena standar harga sudah ditetapkan.

Baca Juga : kodim-lobar-sambut-hari-juang-tni-ad-dengan-reboisasi/

“Mudah-mudahan tidak terjadi lonjakan harga lagi, kalau terjadi lonjakan terus-menerus maka akan mempengaruhi inflasi daerah yang pasti akan juga berpengaruh pada komoditi lainnya dan daya beli masyarakat akan menurun.” Tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *