Hilang Tiga Hari Dilaut, Nelayan KSB Ditemukan Tidak Bernyawa

Sumbawa Barat, PublikOnline – Setelah dinyatakan hilang oleh anggota keluarganya selama tiga hari, Seorang nelayan BR (50) asal Desa Seteluk Atas, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat-NTB berhasil ditemukan oleh tim sar gabungan (TNI, Polri, Basarnas) dalam keadaan tidak bernyawa.

Kapolres Sumbawa Barat melalui Kapolsek Seteluk, IPTU Mulyadi, di Seteluk, Rabu, mengatakan, penemuan mayat BR ditemukan oleh nelayan setempat di sekitar pantai pasir putih Desa Poto Tano sekitar pukul 14.30, dan langsung dilaporkan ke tim SAR dan BASARNAS.

“Korban langsung dibawa ke Puskesmas Seteluk oleh jajaran Polres Sumbawa Barat untuk diperiksa dan diidentifikasi”.katanya saat ditemui di Seteluk, Rabu (26/2/2020).

Saat ditemukan, jenazah korban sudah agak rusak karena selama tiga hari mengambang di dalam laut, oleh keluarga jenazah langsung dimakamkan pada hari itu juga.

Korban dinyatakan hilang sejak hari senin, saat itu korban pergi memancing ikan ke laut pukul 02.00 wita, sampai pukul 19.00 wita korban belum juga kembali dari laut. Keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut pada aparat setempat.

Ke esokan harinya, seorang warga asal Desa Sepakek, Kecamatan Poto Tano, menemukan dayung dan senter milik BR. Namun, BR, sampan, serta Hp-nya tidak ditemukan.

Mendapat laporan dari warga, team SAR langsung menuju ke TKP untuk mencari BR. Aparat kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan seluruh polsek terutama yang berada di area pantai untuk melaporkan jika menemukan sesorang dengan ciri dan identitas seperti BR.

Selama pencarian berlangsung, team SAR mendapatkan informasi dari pihak Polsek Lombok Timur bahwa telah menemukan sampan dan Hp di lokasi Tanjung Luar, Lombok Timur. Namun pemilik sampan baru ditemukan di Pantai Pasir Putih Tano.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *