MTQ ke XVI di Kecamatan Brang Rea Dibuka. Motivasi Generasi Muda Amalkan Al-Quran Dalam Kehidupan

Sumbawa Barat. PublikOnline – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Fud Syaifuddin, membuka secara langsung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XVI Tingkat Kecamatan Brang Rea KSB, Rabu (13/3/2020) malam.  

MTQ yang dipusatkan di Desa Moteng tersebut diikuti oleh 228 kafilah yang berasal dari sejumlah desa yang ada di kecamatan tersebut yaitu, Desa Desa Beru, Desa Bangkat Monteh, Desa Sapugara, dan Desa Moteng.

Warga yang hadir dan memadati lapangan Desa Moteng antusias menyambut pembukaan MTQ. Dari 228 peserta akan mengikuti enam cabang lomba yaitu tilawah, tartil, tahfis, MFQ (cerdas cermat), MSQ, dan khaligrafi.

Camat Brang Rea, Kusnarti, dalam sambutannya di Taliwang, Rabu, mengungkapkan  rasa senang dan bangga atas pelaksanaan MTQ Kecamatan Brang Rea tahun ini. Karena menurutnya, MTQ yang dilaksanakan sudah sejalan dengan program Pemerintah KSB dalam  menumbuh kembangkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Saya menyampaikan terima kasih atas semua bantuan, dukungan  dan kerjasama  untuk kesuksesan  pelaksanaan MTQ ini. Kita berharap pelaksanaannya dapat berjalan dengan sukses dari awal sampai akhir,” harapnya.

MTQ yang dilaksanakan ini  juga, tambah Camat, sebagai wadah seleksi peserta di tingkat kecamatan, yang akan mengikuti MTQ tingkat Kabupaten nantinya.

Selanjutnya, pelaksanaan MTQ juga diharapkan mendorong generasi muda untuk memiliki motivasi tinggi dalam mempelajari, menggali, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.

“Saya berharap Kecamatan Brangrea ini ke depannya menjadi Kecamatan Santri, yang melibatkan generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati, Fud Syaifuddin mengapresiasi pelaksanaan MTQ di Brangrea, karena antusias warga sangat tinggi. Menurutnya ini bukti bahwa masyarakat cinta dengan AL-Quran.

Dia juga mengingatkan, pentingnya penguasaan ilmu agama setara dengan pentingnya teknologi, sehingga generasi muda ke depannya menjadi generasi emas yang dapat mensukseskan pembangunan.

“Kebersamaan, kekompakan ini haruslah tetap dipertahankan dan dipelihara untuk mencapai tujuan pembangunan dalam segala bidang,” katanya.

 Anak muda generasi penerus kedepannya tidak hanya mengerti tekhnologi, tetapi juga perlu mengerti ilmu agama dan diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumbawa Barat, Camat Brang Rea, Kades Moteng, Kepala OPD, Dewan Juri Musabaqoh Tilawatil Qur’an, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama serta masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *