Langkah Serius Pemda Sumbawa Barat Cegah Penyebaran Covid19.

Sumbawa Barat, PublikOnline – Bupati Sumbawa Barat memastikan bahwa Pemerintah serius menangani dan mencegah penyebaran virus Corona (Covid19). Keseriusan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dibuktikan dari dibangunnya posko di tiga titik perbatasan dan jalan lintas seperti pelabuhan dan terminal.

Bupati KSB, H. W Musyafirin, saat melakukan pemantauan dan penyemprotan cairan disfektan di pelabuhan poto Tano, Jumat, mengatakan, penempatan posko-posko beserta tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid19 adalah untuk melakukan screaning kepada setiap orang yang keluar masuk dari KSB.

Bupati bersama Kapolres dan Dandim 1628/SB serta Satgas penanganan Corona melakukan penyemprotan cairan disfektan di atas salah satu kapal penyebrangan Poto Tano yang menuju pelabuhan Kayangan Lombok, bertujuan untuk memastikan KSB aman dari virus.

Baca Juga : 17-orang-negatif-covid19-di-sumbawa-barat-26-orang-lainnya-dalam-pemantauan/

“Kita melakukan penyemprotan ini untuk antisipasi penyebaran virus Corona. Kami juga sudah menempatkan posko dan Satgas untuk memeriksa setiap orang yang keluar masuk dari KSB”, katanya.

Dijelaskan Bupati, sampai hari ini belum ada pasien yang positif terjangkit virus corona. Pemda KSB mengharuskan setiap orang yang datang ke KSB jika diketahui dari wilayah yang terjangkit virus corona harus dimasukan dalam kategori orang dalam pengawasan (ODP).

KSB juga sudah siap dalam penanganan virus jika terdapat pasien yang terjangkit. Bahkan peralatan untuk deteksi dan ruang perawatan sudah disipakan.

“KSB sudah siap dalam menangani virus ini, bahkan di Puskesmas-puskemas sudah memiliki alat deteksi virus,” jelas Bupati.

Baca Juga : penghasilan-asn-pemda-sumbawa-barat-naik-hingga-200-persen-ini-rincian-kenaikannya/

Sumberdaya manusia yang dimiliki KSB juga sudah cukup untuk menangani kasus Covid19. Dinas kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat juga beberapa hari lalu telah mengamanatkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-syifa untuk dapat menjadi RSUD rujukan jika terdapat pasien terjangkit Covid19.

“Saya berharap kita semua terhindar dari virus Covid19, maka kita juga harus senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar kita semua masyarakat KSB khususnya dan Indonesia umumnya terhindar dari wabah penyakit ini,” tutup Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *