Sempat Dirawat Dua Hari dan Meninggal. Pelajar Asal Sumbawa Barat Negatif Covid-19.

Sumbawa Barat – Pelajar berinisial IA (16) asal Sumbawa Barat yang meninggal beberapa hari lalu di Rumah Sakit H. L Manambai Abdul Kadir Sumbawa dinyatakan Negatif Covid-19.

Informasi tersebut diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat, Abdul Azis, di posko Covid-19 Taliwang, Jumat (10/4).

“Iya, informasi terbaru hasil swab pasien yang meninggal kemarin adalah negatif,” katanya.

Hasil Swab itu dikeluarkan oleh Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam surat resminya yang ditujukan ke RS H. L Manambai Sumbawa per tanggal 9 April 2020.

Sebelumnya pasien IA dirawat di RSU Selong dan terakhir di rawat secara intensif RS Manambai selama dua hari sebelum meninggal.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan sebelum hasil swab nya keluar, pemerintah daerah bahkan telah mengisolasi seluruh keluarga IA di sebuah rumah susun yang telah disediakan.

Abdul Azis menghimbau kepada para Kepala Desa dan Camat untuk terus memantau orang yang masuk ke KSB dari luar daerah atau daerah terjangkit untuk terus mencegah penyebaran Covid-19 di KSB.

“Saya berharap kepada kita semua agar memantau dan menerapkan protokol Covid-19 bagi para pelaku perjalanan dari daerah terjangkit,” katanya.

Untuk terus mempertahankan KSB zero covid-19, Sambung Abdul Azis, pelaku perjalanan harus mentaati protokol covid-19 yaitu harus diisolasi mandiri selama 14 hari.

Keluarga IA yang sebelumnya diisolasi kini telah diizinkan pulang oleh pemerintah daerah karena hasil swab negatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *