Dompu Tempati Posisi Kedua Kasus Covid-19 Terbanyak di NTB, Setelah Kota Mataram. Sumbawa Juga Bertambah.

Dompu – Kabupaten Dompu menempati posisi kedua setelah Kota Mataram, yang terbanyak kasus konfirmasi positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat. Setelah sebelumnya posisi kedua ditempati Lombok Barat.

Posisi kedua ditempati Dompu setelah hari ini kasus confirmasi positif bertambah enam orang yang tersebar di beberapa kecamatan di Dompu. Sehingga total nya menjadi 36 kasus.

“Dompu menjadi daerah nomor dua terbanyak kasus covid-19 di NTB hingga hari Sabtu (2/5) menggeser Kabupaten Lombok Barat yang sebelumnya menempati posisi kedua dengan 29 kasus,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Gita Aryadi, saat mengumumkan 17 kasus positif baru, di Mataram, Sabtu (2/5).

Ia mengatakan, perkembangan peningkatan ini terjadi karena masyarakat sebagai garda terdepan belum semuanya kompak dan bersatu untuk disiplin menerapkan protokol Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebarannya.

“Kerumunan masyarakat masih terpantau dibeberapa tempat, seperti pasar tradisional, ruas jalan dan tempat ibadah. Perlu adanya penertiban oleh pemerintah daerah setempat berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri serta unsur keamanan terkait lainnya,” ujar Gita.

Lalu Gita menekankan kerja sama pemerintah bersama masyarakat menjadi faktor paling penting untuk memutus mata rantai wabah ini agar tidak terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu, Jufri, menjelaskan, enam orang yang dinyatakan positif dari hasil swab di Mataram tersebut akan langsung diisolasi di ruang isolasi khusus Rumah Sakit Pratama Manggelewa.

“Mereka akan diisolasi selama 14 hari dan nanti akan diswab kembali untuk mengetahui perkembangannya,” jelasnya.

Sementara pasien yang dinyatakan negatif sebanyak 25 orang di Dompu, akan tetap diisolasi mandiri di rumah masing-masing di bawah pengawasan ketat.

“25 pasien yang dinyatakan negatif tersebut adalah hasil swab kedua,” jelasnya.

Adapun enam pasien terkonfirmasi positif adalah pasien dengan nomor 245 berinisial A (51) laki-laki asal Kelurahan Kandai I Kecamatan Dompu, Pasien kedua dengan nomor 246 berinisial A (44) laki-laki warga Desa Nusa Jaya Kecamatan Manggelewa.

Ketiga, pasien nomor 247 berinisial J (34) laki-laki asal Desa Keramat, Kecamatan Kilo. Keempat, pasien nomor 248 berinisial M (54) laki-laki asal Desa Keramat Kecamatan Kilo.

Kelima, pasien dengan nomor 249 berinisial H (45) laki-laki warga Desa Nowa Kecamatan Woja. Pasien keenam, dengan nomor 250 berinisial M (57) laki-laki asal Desa Matua Kecamatan Woja.

Keenam pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Sulawesi Selatan dan Saat ini diisolasi di ruang khusus di bawah pengawasan ketat dan dalam keadaan baik.

Selain itu, ada empat pasien dari Kecamatan Terano Sumbawa yang dikonfirmasi positif. Keempatnya mempunyai riwayat perjalanan ke Gowa – Sulsel. Saat ini menjalani karantina dengan kondisi baik.

Sementara sisanya dari Mataram yaitu dari Kelurahan Ampenan Utara dua orang, Kelurahan Kebon Sari Kecamatan Ampenan juga dua orang, dan tiga orang dari Kelurahan Turida Kecamatan Sandubaya. Saat ini ketujuh pasien dirawat di RSUD Kota Mataram dalam kondisi baik.

Hingga saat ini jumlah kasus di NTB yaitu 250 orang, di antaranya 36 pasien sembuh dan empat meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *