Jokowi Diramal Akan Lengser, Wanhat MIO Laporkan Peramal ke Polda

Peramal terkenal Mbak You meramal Jokowi Akan Segera Lengser dan Banyak Penjarahan Dimana-mana

Jakarta, SIARPOST – Sehubungan dengan adanya dugaan Penyebaran Berita bohong atau kabar tidak pasti atau dugaan provokasi dan penghasutan tentang ramalan pergantian Presiden dan penjarahan oleh beberapa akun youtube, maka terhadap hal tersebut, Andi Candra Nasution dari Masyarakat Pecinta Presiden Jokowi, akan membuat Laporan Polisi malam ini di Polda Metro Jaya dalam dugaan penghasutan, provokasi dan penyebaran kabar tidak pasti.

“Laporan Polisi (LP) akan dilakukan malam ini, Jumat (15/1/21) pukul 19.00 Wib”, jelas Pitra Romadoni selaku kuasa hukum Andi Candra. Menurut Pitra yang juga dewan penasehat (Wanhat) Media Independen Online (MIO) Indonesia itu.

Laporan dilakukan di SPKT Polda Metro Jaya. Selain Pitra, sejumlah pengacara ikut mendapingi, antara lain Yudha Adhi Oetomo, SH.MH.Cla,
Ratna Herlina Suryana, SH.

Andi Candra Nasution dari Masyarakat Pecinta Presiden Jokowi juga menjadi Dewan Penasehat DPP MIO

Sebagaimana banyak dilansir, guna mencari sensasi agar tenar atau dijuluki dukun ampuh pengganti Mama Laurent. Inilah yang dilakukan seorang wanita asal Salatiga Jateng yang disebut Mbak You alias MY. Entah roh jahat mana yang merasuki di pikirannya tiba-tiba megeluarkan ramalan Jokowi bakal dilengserkan dan Indonesia banyak penjarahan dimana-mana.

Video berdurasi 1.05 menit itu beredar luas menyebutkan penjarahan akan terjadi 2021 dan akan ada pergantian prsiden. Karena rakyat susah. Apakah ucapan si dukun dapat dipertanggung jawabkan? itu pertanyaannya.

Pemilik nama asli Euis Juwariyah Johana. Setelah Mama Laurent tiada, kini sosok Mbak You menjadi lebih banyak dikenal netizen Indonesia. Mbak You merupakan salah satu paranormal Tanah Air asal Salatiga yang namanya terkenal karena sifatnya yang to the point (Oko/Yudi/rel mio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Oi, gak boleh Copas, minta izin dulu