Sudah Salat Idul Adha Pagi Hari, Apakah Masih Wajib Salat Jumat? Ini Penjelasan Ulama

Jamaah Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah mendengar ceramah di Masjid BTN Royal Mataram. Dok istimewa

MATARAM, SIAR POST | Ketika Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Jumat, muncul pertanyaan di kalangan umat Islam: Apakah setelah melaksanakan salat Idul Adha di pagi hari, masih wajib melaksanakan salat Jumat di siang harinya?



Pendapat Para Ulama

Para ulama memiliki pandangan yang berbeda mengenai hal ini:

1. Mazhab Hanbali: Berpendapat bahwa bagi mereka yang telah melaksanakan salat Id, tidak wajib lagi melaksanakan salat Jumat. Mereka diberikan pilihan untuk melaksanakan salat Jumat atau menggantinya dengan salat Zuhur.

Pendapat ini didasarkan pada hadis dari Zaid bin Arqam yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW memberikan keringanan bagi yang telah melaksanakan salat Id untuk tidak melaksanakan salat Jumat, namun Rasulullah sendiri tetap melaksanakan salat Jumat.

2. Mazhab Syafi’i dan Hanafi: Berpendapat bahwa salat Jumat tetap wajib dilaksanakan meskipun telah melaksanakan salat Id. Mereka berpegang pada ayat Al-Qur’an dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 9 yang memerintahkan untuk melaksanakan salat Jumat tanpa pengecualian.



3. Mazhab Maliki: Sebagian ulama Maliki berpendapat bahwa salat Jumat tetap wajib, namun ada juga yang memberikan keringanan bagi mereka yang telah melaksanakan salat Id, terutama bagi penduduk pedalaman yang jauh dari masjid.

BACA JUGA : RKD Mataram Berbagi Qurban: Pererat Silaturahmi dan Tebar Keberkahan di Idul Adha

Sementara Para ulama kontemporer memberikan pandangan sebagai berikut:

1. Komisi Tetap Urusan Riset Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia: Mereka menyatakan bahwa bagi siapa saja yang telah melaksanakan salat Id, diberikan keringanan untuk tidak menghadiri salat Jumat, namun tetap wajib melaksanakan salat Zuhur. Namun, jika memilih untuk tetap melaksanakan salat Jumat, itu lebih utama.

2. Ustaz Bachtiar Nasir: Beliau menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai kewajiban salat Jumat setelah salat Id.

 




Namun, beliau menekankan pentingnya memahami kondisi dan kemampuan masing-masing individu dalam menentukan pilihan tersebut.

3. KH. M. Shiddiq Al Jawi: Dalam tulisannya, beliau menyimpulkan bahwa jika seseorang telah menunaikan salat Id, maka gugurlah kewajiban salat Jumat atasnya. Namun, jika memilih untuk tidak melaksanakan salat Jumat, wajib atasnya melaksanakan salat Zuhur.

BACA JUGA : Karya Anak SLB Tanjung ke Panggung Nasional: Bhayangkari Dorong Batik Difabel Jadi Simbol Ekonomi Inklusif

Berdasarkan pandangan para ulama kontemporer, dapat disimpulkan bahwa:

Bagi yang telah melaksanakan salat Idul Adha, terdapat keringanan untuk tidak melaksanakan salat Jumat, namun tetap wajib melaksanakan salat Zuhur.

Namun, bagi yang mampu dan tidak memiliki uzur, disarankan untuk tetap melaksanakan salat Jumat sebagai bentuk ketaatan dan menjaga semangat ibadah berjamaah.

BACA JUGA : Kapan Waktu Terbaik untuk Berkurban? Ini Penjelasan Ulama: Kurban Punya Makna Mendalam

Pandangan di Indonesia

Di Indonesia, khususnya di daerah perkotaan seperti Denpasar, Bali, di mana akses ke masjid relatif mudah, banyak ulama dan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) menganjurkan untuk tetap melaksanakan salat Jumat meskipun telah melaksanakan salat Id di pagi hari.

Hal ini untuk menjaga kekhusyukan ibadah dan semangat kebersamaan dalam menjalankan syariat Islam.

Redaksi___

Exit mobile version