HUT ke-67 Sumbawa, Direktur NTBCare Ajak Perkuat Solidaritas Sosial, Pembangunan Berkeadilan dan Berkelanjutan

Sumbawa, SIAR POST – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa yang jatuh pada 22 Januari 2026, gaung refleksi dan cita-cita pembangunan jangka panjang semakin mengemuka.

Momentum hari jadi ini tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang kontemplasi untuk meneguhkan kembali arah pembangunan Sumbawa ke depan yang lebih adil, inklusif, dan berpihak pada masyarakat kecil.

Direktur NTBCare, Yuni Bourhany, dalam pernyataannya menyampaikan ucapan selamat sekaligus refleksi mendalam atas perjalanan panjang Kabupaten Sumbawa yang telah melewati berbagai fase sejarah, tantangan, dan dinamika sosial.

Menurut Yuni, di usia ke-67 ini, Sumbawa telah menunjukkan kematangan sebagai daerah yang kaya akan nilai budaya, kearifan lokal, serta semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.

“HUT Sumbawa ke-67 bukan hanya tentang bertambahnya usia daerah, tetapi tentang sejauh mana kita mampu menjaga nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap kelompok rentan,” ujar Yuni Bourhany.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh semata diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, melainkan dari sejauh mana negara dan pemerintah daerah hadir untuk masyarakat yang paling membutuhkan perhatian, anak-anak, penyandang disabilitas, lansia, serta warga yang berada di lapisan bawah.

NTBCare, lanjut Yuni, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendorong program-program sosial yang berkelanjutan, berbasis empati, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sumbawa akan kuat jika dibangun dengan hati. Pembangunan yang berkeadilan lahir dari kepedulian, bukan sekadar angka-angka statistik,” tegasnya.

Momentum HUT ke-67 ini juga menjadi ruang apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Sumbawa, H. Syarafuddin Jarot, yang dinilai membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Dalam pandangan banyak pihak, Bupati Jarot dikenal sebagai sosok pemimpin yang menempatkan dialog, kebersamaan, dan keberpihakan pada rakyat sebagai fondasi kebijakan.

Di bawah kepemimpinannya, arah pembangunan Sumbawa didorong untuk tidak meninggalkan siapa pun, sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.

Bupati Jarot juga kerap menegaskan bahwa pembangunan Sumbawa ke depan harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, mulai dari penguatan sektor pertanian dan peternakan, pelayanan kesehatan yang merata, pendidikan yang inklusif, hingga pemberdayaan ekonomi lokal berbasis desa.

“Pembangunan tidak boleh berjalan sendiri. Ia harus tumbuh bersama rakyat, mendengar suara mereka, dan menjawab kegelisahan mereka,” menjadi prinsip yang terus digaungkan dalam berbagai kesempatan.

Di usia ke-67 ini, Kabupaten Sumbawa dihadapkan pada tantangan besar: menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan, antara investasi dan keberlanjutan lingkungan, serta antara modernisasi dan pelestarian nilai budaya Samawa.

Namun dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, organisasi sosial seperti NTBCare, serta partisipasi aktif masyarakat, optimisme untuk mewujudkan Sumbawa yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan tetap terjaga.

HUT ke-67 Kabupaten Sumbawa menjadi pengingat bahwa masa depan daerah ini tidak hanya ditentukan oleh kebijakan elite, tetapi oleh semangat kolektif seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak, peduli, dan saling menguatkan.

Selamat Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Sumbawa. Terus melangkah dengan hati, membangun dengan nurani, dan menatap masa depan dengan harapan.

Redaksi | SIAR POST

Exit mobile version