Lombok Utara, SIARPOST – Menjelang libur akhir pekan, penyaluran bantuan kepada puluhan warga di Lombok Utara dipercepat untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat tetap tertangani tanpa harus menunggu pekan berikutnya.
Sebanyak 97 penerima manfaat mendapat alokasi bantuan yang mencakup kebutuhan kesehatan, kemanusiaan, pendidikan, hingga dukungan dakwah.
Ketua pelaksana, Drs. H. Kholidi, M.M., menjelaskan percepatan distribusi dilakukan karena jadwal rutin penyaluran yang biasanya digelar setiap Kamis bertepatan dengan hari libur. Agar bantuan tidak menumpuk dan penerima tidak harus menunggu lebih lama, pendistribusian dimajukan.
“Kalau ditunda, maka akan menumpuk dengan jadwal pekan berikutnya. Karena itu kita majukan agar bantuan bisa segera diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Dari total 97 penerima, bantuan didominasi sektor kesehatan dengan 82 penerima, disusul bantuan kemanusiaan sebanyak 10 penerima, pendidikan 3 penerima, dan dakwah 2 penerima. Bantuan tersebut menyasar warga dengan kebutuhan mendesak, mulai dari biaya pengobatan, bantuan untuk masyarakat sakit, bantuan lanjutan.
Menurut Kholidi, pola penyaluran bantuan dilakukan secara rutin setiap pekan. Namun untuk kondisi tertentu yang bersifat darurat, proses pencairan dapat dilakukan lebih cepat selama persyaratan administrasi telah dinyatakan lengkap.
“Untuk kasus-kasus urgen seperti sakit, musibah, kematian, atau rumah terdampak bencana, kami percepat. Prinsipnya, selama syaratnya lengkap dan layak, langsung kita proses,” katanya.
Ia menegaskan, mekanisme percepatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui layanan yang responsif dan tepat sasaran.
Selain distribusi rutin, pihaknya juga tengah menggencarkan sejumlah program sosial lain yang difokuskan pada penanganan kebutuhan mendesak masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial di tengah meningkatnya kebutuhan warga terhadap akses bantuan yang cepat dan terukur.
Dengan pola distribusi mingguan dan skema gerak cepat untuk kondisi darurat, program ini diharapkan terus menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan tepat waktu.(Niss)
