Gubernur NTB Gerak Cepat Usai Arahan Presiden, Bahas Infrastruktur, Irigasi, dan MotoGP Mandalika

LOMBOK BARAT, SIAR POST – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia usai peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026). Komitmen Presiden untuk memberikan dukungan yang lebih besar bagi NTB langsung direspons dengan koordinasi intensif bersama pemerintah pusat.

Tak lama setelah mendampingi Presiden dalam agenda peresmian bendungan, Miq Iqbal menggelar pertemuan dengan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, guna membahas berbagai program strategis yang dinilai menjadi prioritas pembangunan di NTB.

Menurut Miq Iqbal, Presiden secara langsung menyampaikan keinginannya agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih besar terhadap percepatan pembangunan di Provinsi NTB.

«”Dalam sambutan maupun saat berbicara langsung kepada saya, Bapak Presiden menyampaikan keinginan untuk memberikan dukungan yang lebih besar bagi NTB,” ujar Miq Iqbal.»

Ia menegaskan, arahan tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat berbagai program prioritas yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB segera membangun komunikasi dengan kementerian terkait agar dukungan Presiden dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan, program, hingga alokasi anggaran.

Dalam pertemuan bersama Menteri Sekretaris Negara, Gubernur mengangkat sejumlah agenda strategis, di antaranya keberlanjutan ajang MotoGP dan pengembangan Sirkuit Mandalika, penyediaan air bersih bagi kawasan pesisir selatan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, revitalisasi bendungan, embung serta jaringan irigasi, pengembangan energi terbarukan, hingga percepatan pembangunan infrastruktur jalan, termasuk proyek strategis jalan port to port Lembar–Kayangan.

Menurutnya, seluruh program tersebut memiliki dampak besar terhadap peningkatan investasi, penguatan ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengembangan sektor pariwisata, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta pemerataan pembangunan di NTB.

Tak berhenti di situ, Miq Iqbal juga langsung berkoordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang turut mendampingi Presiden.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pembahasan teknis sesuai kewenangan masing-masing kementerian sehingga pelaksanaan program dapat segera direalisasikan.

«”Komitmen Presiden merupakan peluang besar bagi NTB. Tugas kami sekarang adalah mengawal dan menindaklanjutinya melalui koordinasi yang intensif dengan kementerian terkait agar dukungan tersebut benar-benar terwujud dalam bentuk program, anggaran, dan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Miq Iqbal.»

Exit mobile version