MATARAM, SIAR POST – Menjelang berakhirnya pelaksanaan PORPROV XII NTB 2026, cabang olahraga panjat tebing justru diwarnai gejolak.
Sebanyak sembilan pengurus cabang (Pengcab) FPTI kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat menyatakan sikap keras dengan mendesak KONI NTB menggugurkan hasil pertandingan atlet panjat tebing Kota Mataram, Temi Tela Lasa, yang telah meraih tiga medali emas.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua Umum FPTI Kota Bima, Muhammad Fauzi, yang mengaku mewakili delapan Pengcab lainnya. Surat itu ditujukan kepada Ketua Umum KONI NTB dengan tembusan kepada Wakil Ketua dan Kabid Organisasi KONI NTB.
Dalam pernyataan tersebut, para Pengcab menilai keikutsertaan Temi Tela Lasa pada PORPROV XII NTB 2026 tidak memenuhi ketentuan administrasi dan regulasi yang berlaku.
Mereka menyebut atlet tersebut diduga belum menjalani proses mutasi sesuai aturan sehingga dinilai tidak memenuhi syarat untuk memperkuat Kota Mataram pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Selain itu, mereka juga mempersoalkan surat pernyataan kesediaan Temi Tela Lasa membela NTB pada PON NTB–NTT 2028.
Menurut mereka, surat tersebut tidak dapat dijadikan dasar keikutsertaan dalam PORPROV karena memuat klausul yang meminta Pemerintah Provinsi NTB menanggung biaya yang sebelumnya telah dikeluarkan KONI DKI Jakarta saat merekrut atlet tersebut dari Bali pada 2022.
Tak hanya itu, sembilan Pengcab juga mengungkap adanya dugaan ketidaksesuaian dalam dokumen mutasi atlet. Mereka mengklaim telah melakukan pengecekan terhadap stempel serta memperoleh informasi dari FPTI Jakarta Barat dan FPTI DKI Jakarta yang menjadi dasar munculnya dugaan tersebut.
Sebagai bentuk protes, sembilan Pengcab panjat tebing se-NTB menyatakan akan mundur dari persiapan PON NTB–NTT 2028 apabila KONI NTB tidak mengambil langkah tegas terhadap persoalan tersebut.
Mereka juga menegaskan bahwa PORPROV merupakan momentum bagi atlet-atlet asli NTB untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sebagai bagian dari pembinaan olahraga daerah menuju ajang nasional.
Dalam pernyataan itu, para Pengcab turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum FPTI NTB, Nadirah, atas kebersamaan dan tanggung jawabnya dalam memimpin organisasi.
