BIMA, SIAR POST — SMAN 1 Bolo menggelar kegiatan Uji Publik Santri dan Santriwati Kelas Takhassus Tahfizdul Qur’an yang dirangkaikan dengan pembinaan, Ahad (6/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat perkembangan kemampuan para peserta didik dalam menghafal dan memahami bacaan Al-Qur’an.
Uji publik tersebut dilaksanakan oleh Kepala SMAN 1 Bolo bersama panitia pelaksana dan diikuti para santri serta santriwati Kelas Takhassus Tahfizdul Qur’an.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, para guru, Kepala Tata Usaha, pembina Kelas Takhassus, orang tua atau wali santri, pimpinan TPQ se-Kecamatan Bolo, serta Penyuluh Agama Kantor KUA Kecamatan Bolo.
Selain uji publik, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembinaan yang diberikan oleh Wakil Ketua LPTQ Kabupaten Bima, Drs. Masdin H. Muh. Yasin.
Dalam pembinaannya, Masdin menekankan bahwa kemampuan santri tidak cukup hanya sebatas menghafal Al-Qur’an. Para santri juga diharapkan mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid.
Karena itu, ia mendorong adanya pengembangan Kelas Tahsin Al-Qur’an di SMAN 1 Bolo. Program tersebut diharapkan dapat membantu para santri memperbaiki makhraj, tajwid, sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan irama atau lagu yang baik.
Menurutnya, program Tahfizdul Qur’an akan semakin kuat apabila kemampuan hafalan dibarengi dengan kualitas bacaan yang benar.
Dukungan orang tua juga dinilai menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program Kelas Takhassus Tahfizdul Qur’an. Orang tua diharapkan terus memberikan dukungan positif agar anak-anak tetap semangat menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan motivasi mengenai keutamaan bagi orang yang membaca dan menghafal Al-Qur’an serta besarnya pahala dan kemuliaan yang dijanjikan bagi orang tua yang mendukung anaknya dalam mempelajari Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan keagamaan di lingkungan SMAN 1 Bolo. Kehadiran pimpinan TPQ, orang tua, guru, pembina, dan unsur LPTQ menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap pengembangan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Ketua LPTQ Kabupaten Bima KH. Fitrah Abd. Malik bersama Wakil Ketua Drs. Masdin H. Muh. Yasin terus mendorong penguatan pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat, termasuk melalui pendidikan formal dan lembaga-lembaga pembelajaran Al-Qur’an.
Melalui kegiatan uji publik dan pembinaan tersebut, diharapkan Kelas Takhassus Tahfizdul Qur’an SMAN 1 Bolo semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang hafal Al-Qur’an, benar bacaannya, baik tajwidnya, serta memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an. (Red)
