Mataram, SIARPOST | Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) , H. Faurani mengungkapkan bahwa hasil survei sejumlah lembaga independen kepada Capres-cawapres di NTB untuk Capres 02 menunjukan hasil yang menggembirakan. Elektabilitas Prabowo-Gibran naik mencapai angka 54 persen.
“Hari ini kita sudah mencapai 54 persen di NTB. Secara nasional kita di angka 49 persen, bahkan mendekati 50 persen,” ujar H. Faurani pada acara deklarasi Poros Pemuda Nusantara di Mataram, Kamis (1/2/2024).
Baca juga : Gabungan Organisasi Anak Muda Generasi Z dan Millenial di NTB Deklarasi Siap Bertarung Dukung Prabowo-Gibran
Dengan hasil tersebut, kata H. Faurani, ia menegaskan kepada semua pendukung dan relawan agar tidak cepat berpuas diri dan tetap waspada menjaga suara tersebut dengan baik di NTB maupun secara nasional.
“Kita harus terus waspada terus berjuang agar elektabilitas Prabowo-Gibran di NTB maupun nasional terus naik hingga hari H nanti,” Ujarnya.
Pantauan media ini tren kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran di NTB di pengaruhi oleh sejumlah faktor, bisa terjadi karena wilayah NTB sejak Pilpres 2019 lalu sudah menjadi lumbung suara calon presiden Prabowo dimana saat itu Prabowo-Sandi meraup hasil maksimal.
Sebelumnya juga sebuah lembaga survei yaitu Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil surveinya di Jawa Barat. Hasil tersebut menunjukan pasangan Prabowo-Gibran melesat di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat 7.
Hasil survei itu disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, di Kabupaten Karawang, Senin (29/1/2024) seperti ditulis tvOnenews.
Ia menyebut di Jabar 7 yang meliputi Karawang, Bekasi dan Purwakarta, elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran melesat meninggalkan calon presiden lainnya.
Sesuai dengan hasil survei terbaru pada 12-22 Januari 2024, elektabilitas Prabowo mencapai 64,8 persen.
Kondisi itu cukup jauh meninggalkan calon presiden dan wakil presiden lainnya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies-Muhaimin mencapai 19 persen, dan pasangan Ganjar-Mahfud hanya mencapai 7,8 persen.
Menurut dia, dari sejumlah survei Dapil yang dilakukan LSI Denny JA, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 ini memang tertinggi di seluruh Jawa Barat.
Survei yang dilakukan pada periode 12-22 Januari 2024 itu menggunakan metode standar ‘multistage random sampling’ dan melalui wawancara tatap muka dengan jumlah responden 600 orang serta margin of error 4,1 persen. (Tim)
