ASN RSUD Bima Diduga Dianiaya Atasan, Akhirnya Meninggal Dunia: Keluarga Menangis Histeris, Tuntut Keadilan

Kota Bima, SIARPOST – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Ade Indramawan (54), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) RSUD Bima yang sebelumnya kritis setelah diduga dianiaya oleh atasannya. Ade yang sempat dirujuk ke RSUP Mataram sejak Minggu (24/5/2025) lalu, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (30/8/2025).

Jenazah almarhum langsung diberangkatkan dari RSUP menuju rumah duka di Kota Bima menggunakan mobil ambulans malam ini.

Suasana haru bercampur amarah terlihat dari keluarga yang tak kuasa menahan tangis, sembari menuntut pertanggungjawaban hukum dari terduga pelaku.

“Suami saya sempat bercerita ke keluarga bahwa dia dipukul. Sejak itu kepalanya sering sakit sampai akhirnya jatuh sakit parah dan dirawat di ICU. Kini suami saya sudah pergi, kami minta kasus ini jangan ditutup-tutupi. Keadilan harus ditegakkan,” ujar istri korban, Sri Astuti, dengan suara terbata-bata.

BACA JUGA : ASN RSUD Bima Kritis di ICU Diduga Dianiaya Atasan, Keluarga Lapor Polisi

Kasus ini bermula sekitar dua minggu lalu di area depan lift RSUD Bima. Ade mengaku kepada keluarga bahwa ia dipukul oleh atasannya, berinisial G. Sejak itu kesehatannya terus menurun hingga akhirnya kritis di ruang ICU dengan bantuan alat pernapasan.

Pihak keluarga sudah melaporkan kasus ini ke Polres Bima Kota dengan nomor laporan: STTPL/K/935/VIII/2025/NTB/Res Bima Kota. Polisi disebut telah mengamankan rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk memperkuat bukti penyelidikan.

Namun, terduga pelaku G membantah telah melakukan penganiayaan. Ia mengklaim hanya mendorong korban saat keduanya berebut masuk lift.

“Tidak ada penganiayaan. Saya anggap Ade seperti keluarga sendiri. Kalau pun keluarga menganggap saya bersalah, biarlah hukum yang membuktikan,” katanya.

Manajemen RSUD Bima sendiri menuai sorotan publik karena dinilai lamban merespons kasus ini. Dugaan penganiayaan baru mencuat setelah video kondisi korban di ICU tersebar di media sosial. Sekretaris RSUD Bima, Suriansyah, menegaskan pihak rumah sakit sudah menyerahkan kasus ini ke kepolisian.

BACA JUGA : Geger di Bima! Suami Grebek Istri Berstatus ASN Bersama Pria Lain, Lapor Polisi soal Dugaan Persetubuhan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Dwi Kurniawan, memastikan kasus ini tetap diproses. “Laporan sudah kami terima, rekaman CCTV juga diamankan. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya singkat.

Meninggalnya Ade Indramawan kini menyisakan luka mendalam sekaligus menambah sorotan publik terhadap budaya kerja di lingkungan ASN. Keluarga berharap kepolisian bekerja transparan dan menindak siapa pun yang terbukti bersalah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Editor: SIARPOST Newsroom
siarpost@gmail.com
Instagram: @siarpost | Facebook: SiarPost

Exit mobile version