SUMBAWA, SIAR POST – Komitmen menjadikan Sumbawa sebagai pusat lahirnya generasi unggul nasional kian nyata. Pada hari kedua kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumbawa, Sabtu (10/1/2026) Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek), Prof. Stella Christie, meninjau langsung lahan seluas 20 hektare di Desa Kerekeh.
Lahan tersebut yang diusulkan sebagai calon lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda.
Lahan yang berada di kawasan bernuansa pegunungan itu dinilai sangat representatif untuk pengembangan sekolah unggulan berbasis sains dan teknologi.
Lokasi tersebut juga dinilai strategis karena melengkapi alternatif kawasan Samota, yang sebelumnya telah masuk dalam pertimbangan pengembangan pendidikan unggulan nasional.
Dalam peninjauan tersebut, Prof. Stella Christie memberikan apresiasi atas kesiapan daerah.
Menurutnya, langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah menunjukkan keseriusan Sumbawa dalam menyiapkan ruang terbaik bagi tumbuhnya talenta-talenta unggul masa depan.
Selain kesiapan lahan, pemerintah daerah juga memaparkan progres dukungan infrastruktur, mulai dari rencana pembangunan akses jalan selebar 14 meter yang menghubungkan jalur bypass menuju kawasan Yonif TP 835, hingga rencana strategis pembangunan Bendungan Kerekeh.
Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penguat ekosistem kawasan pendidikan terpadu dan berkelanjutan.
Seluruh hasil peninjauan lapangan ini selanjutnya akan dicermati dan dilaporkan oleh Wamen Dikti Saintek kepada Menteri Dikti Saintek serta Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai bahan pertimbangan lanjutan dalam pengambilan keputusan nasional.
Harapan besar pun mengemuka. Ikhtiar ini diharapkan bermuara pada terwujudnya SMA Unggul Garuda di Sumbawa, sebuah sekolah rujukan nasional yang membuka akses pendidikan berkualitas tinggi, menumbuhkan talenta sains dan teknologi, sekaligus mengangkat daya saing generasi muda daerah ke level nasional dan global.
Redaksi | SIAR POST
