DPRD KLU Desak Pemda Kendalikan Harga Sembako dan Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

Lombok Utara,SIARPOST – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan aktivitas kelembagaan seperti biasa. Namun di tengah rutinitas tersebut, sorotan tajam diarahkan kepada pemerintah daerah agar tidak lengah menghadapi potensi gejolak harga bahan pokok dan gangguan keamanan.

Anggota DPRD KLU dari Fraksi Demokrat, Ardianto, menyampaikan bahwa tidak ada perubahan agenda resmi di internal dewan selama Ramadhan. Meski demikian, ia tidak menampik bahwa secara personal sejumlah anggota kemungkinan akan melaksanakan safari Ramadhan di tengah masyarakat.

“Secara kelembagaan, kegiatan kami tetap berjalan seperti biasa. Mungkin secara pribadi ada yang melaksanakan safari Ramadhan,” ujarnya.

Lebih jauh, Ardianto menekankan bahwa tantangan utama setiap Ramadhan bukan hanya soal aktivitas pemerintahan, tetapi bagaimana pemerintah daerah mampu menjaga stabilitas daerah. Ia meminta agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi perhatian serius, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Kami menghimbau pemerintah daerah benar-benar menjaga situasi dan kondisi selama Ramadhan, terutama kamtibmas, supaya tidak terganggu dan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Selain faktor keamanan, DPRD juga mengingatkan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok yang hampir selalu terjadi menjelang dan selama Ramadhan. Kenaikan harga beras, minyak goreng, gula, hingga kebutuhan dapur lainnya dinilai bisa membebani masyarakat jika tidak diantisipasi sejak dini.

Ardianto meminta Pemda KLU mengambil langkah konkret, mulai dari pemantauan pasar, pengawasan distribusi, hingga operasi pasar jika diperlukan, guna memastikan harga tetap stabil.

“Sedapat mungkin pemerintah mengendalikan kestabilan harga bahan pokok. Selain ibadahnya tenang dan nyaman, kebutuhan pokok masyarakat juga harus terkendali,” tambahnya.

DPRD berharap langkah antisipatif yang cepat dan terukur dapat mencegah keresahan di tengah masyarakat. Dengan kondisi keamanan yang terjaga dan harga kebutuhan pokok yang stabil, warga Lombok Utara diharapkan bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa dibayangi kekhawatiran ekonomi maupun gangguan ketertiban.(Niss)

Exit mobile version