Dari NTT ke Dompu, Guru Diki Terpukau! Savana Sarae Nduha Doro Peti Disebut Surga Tersembunyi di Kaki Tambora

Guru Diki bersama isteri (tengah) saat berada di Sarae Nduha

DOMPU, NTB (SIAR POST) – Keindahan alam Kabupaten Dompu kembali mencuri perhatian. Kali ini datang dari seorang Kepala Sekolah asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Muhamad Saadudin atau yang akrab disapa Guru Diki, yang dibuat terpukau saat mengunjungi spot wisata Sarae Nduha di kawasan Doro Peti, Kota Dompu, Rabu (25/3/2026).

Kepala Sekolah SMPN 7 Sambi Rampas ini mengaku tak menyangka Dompu memiliki bentang alam yang begitu memukau. Hamparan padang savana luas yang berpadu dengan garis pantai, serta keberadaan mata air alami di sekitar kawasan, menghadirkan panorama yang jarang ditemukan di tempat lain.

“Saya benar-benar terpesona. Ini luar biasa, ada savana, pantai, dan sumber air dalam satu kawasan. Potensinya sangat besar untuk jadi destinasi wisata unggulan,” ujar Saadudin.

Guru Diki yang berasal dari Reo, Kabupaten Manggarai, NTT ini datang ke Dompu dalam rangka pulang kampung bersama istrinya, Wiwin, yang merupakan warga asli Dompu.

Momen Lebaran sekaligus menghadiri acara pernikahan keluarga dimanfaatkannya untuk menjelajahi potensi wisata daerah tersebut.

Didampingi istri, ipar, dan kerabatnya, ia mengunjungi Sarae Nduha Doro Peti yang terletak di kaki Gunung Tambora. Perjalanan menuju lokasi pun kini semakin mudah, dengan akses jalan yang sudah hotmix dan dapat ditempuh sekitar satu jam lebih dari pusat Kota Dompu.

Keindahan spot ini bukan hanya memikat wisatawan lokal. Kawasan tersebut sebelumnya juga pernah dikunjungi sejumlah artis papan atas seperti Raffi Ahmad dan Ariel NOAH, hingga menjadi lokasi kegiatan hiburan bersama Anang Hermansyah dan Aurel Hermansyah dalam perayaan HUT Dompu beberapa tahun lalu.

Secara lanskap, Sarae Nduha menawarkan padang savana yang membentang luas dengan gradasi warna hijau dan kecokelatan yang berubah mengikuti musim. Di kejauhan, siluet Gunung Tambora menambah kesan dramatis, sementara semilir angin pantai menghadirkan suasana tenang dan menenangkan.

Tak hanya itu, keberadaan mata air alami di sekitar savana menjadi daya tarik tersendiri. Air yang jernih dan segar tersebut menjadi sumber kehidupan bagi vegetasi sekitar sekaligus potensi wisata berbasis alam yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Guru Diki menilai, dengan pengelolaan yang tepat, kawasan ini bisa menjadi ikon pariwisata baru di NTB, khususnya di Dompu. Ia berharap ada perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat untuk menjaga sekaligus mengembangkan potensi tersebut.

“Ini aset luar biasa. Tinggal bagaimana dikemas dengan baik tanpa merusak alamnya. Kalau dikelola serius, saya yakin bisa mendunia,” tambahnya.

Sarae Nduha Doro Peti kini perlahan mulai dikenal publik, terutama melalui media sosial. Keindahan alami yang masih asri menjadi daya tarik utama, sekaligus peluang besar bagi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan di Kabupaten Dompu. (Red)

Exit mobile version