Mataram, SIAR POST – Setelah lebih dari satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Iqbal-Dinda, suara kekecewaan mulai muncul dari kalangan relawan yang sebelumnya berjuang memenangkan pasangan tersebut pada Pilkada lalu.
Salah satu ketua relawan Iqbal-Dinda secara terbuka mengungkapkan harapan sekaligus kekecewaannya dalam forum silaturahmi relawan yang digelar di Kota Mataram beberapa waktu lalu.
Dalam forum yang juga membahas pembentukan wadah bersama bernama Forum NTB Makmur Mendunia itu, ia menilai perhatian terhadap relawan, khususnya para ketua relawan di tingkat bawah, hingga kini belum terlihat nyata.
“Kami ini terus dipertanyakan oleh anggota di bawah. Sampai hari ini belum ada kejelasan dan keterlibatan relawan di berbagai bidang. Rasanya seperti anak yang dibiarkan tanpa ibu dan bapaknya,” ungkapnya di hadapan para peserta forum.
Ia mengatakan, selama masa perjuangan Pilkada, para relawan bekerja tanpa mengenal waktu demi memenangkan pasangan Iqbal-Dinda. Namun setelah kemenangan diraih, banyak relawan merasa mulai ditinggalkan dan tidak lagi dilibatkan.
Menurutnya, perjuangan relawan bukan sekadar formalitas politik. Mereka turun langsung ke masyarakat, bekerja siang dan malam sejak awal masa perjuangan hingga pasangan tersebut berhasil meraih kemenangan.
“Semua relawan pasti merasakan bagaimana perjuangan itu. Kami bergerak dari awal tanpa lelah. Tapi setelah menang, yang terlihat sekarang masing-masing hanya mementingkan diri sendiri,” katanya.
Ia juga berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan relawan dapat kembali diperkuat. Sebab, hingga saat ini banyak ketua relawan yang harus menanggung sendiri pertanyaan dan harapan anggotanya di lapangan.
Melalui forum tersebut, ia meminta agar Gubernur NTB Miq Iqbal tidak hanya menyampaikan rasa rindu kepada relawan melalui pernyataan semata, tetapi juga menunjukkan bentuk perhatian dan tanggung jawab secara nyata.
“Kami mohon disampaikan kepada Gubernur Miq Iqbal, jangan hanya sekadar mengatakan rindu kepada relawan. Buktikan rasa rindu, rasa bangga, dan tanggung jawab itu kepada para ketua relawan,” tegasnya.
Forum silaturahmi relawan itu sendiri disebut menjadi ruang konsolidasi bagi para relawan Iqbal-Dinda untuk mempererat komunikasi sekaligus menyatukan visi dalam mendukung pembangunan NTB ke depan melalui wadah Forum NTB Makmur Mendunia. (RED).
