Dirlogis NTB Pertanyakan Peran Buk Sari di Komisi III: Diam soal Jaksa dan Aparat Nakal

MATARAM, SIAR POST – Direktur LSM Lombok Global Institute (Logis) NTB, M. Fihiruddin, menyatakan kebanggaannya sebagai warga Nusa Tenggara Barat memiliki perwakilan di DPR RI, Hj. Sari Yuliati, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Namun, Fihiruddin mengkritik sikap Buk Sari yang dinilai hanya fokus pada kegiatan simbolis dan belum hadir dalam isu-isu strategis di NTB.

“Dulu Buk Sari maju sebagai anggota DPR RI karena beliau menantu Mantan Gubernur NTB, Drs. H. Harun Al Rasyid, M.Si. Pasca berpisah dengan Mas Ari, anak mantan gubernur, secara historis posisi itu hilang,” ujar Fihiruddin.

Selain menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, Buk Sari juga duduk di Komisi III DPR RI, yang menjadi mitra strategis Polri. Meski begitu, Fihiruddin menegaskan, Buk Sari belum pernah bersuara terkait penyelesaian lahan KEK Mandalika maupun kasus kriminalisasi aktivis.

“Yang terbaru kasus Radit, mana ada statmen dari Buk Sari ini?” tegasnya.

Fihiruddin juga menyinggung soal oknum jaksa yang nakal. Menurutnya, Buk Sari tidak pernah memberikan komentar, padahal mereka adalah mitra strategisnya.

“Kalau hanya membagi KIP, hand traktor, bedah rumah, atau sumbangan, jangankan Buk Sari Yulianti, amak kangkung saja kalau diberi fasilitas oleh negara bisa melakukan hal itu,” sindirnya.

Dia menegaskan, dirinya akan bangga jika Buk Sari bersuara terkait oknum jaksa, hakim, maupun aparat penegak hukum yang nakal di NTB.

“Kita sudah memberikan semua fasilitas dari negara, tapi sampai saat ini mana pernah Buk Sari Yulianti bersuara soal persoalan itu?” katanya.

Oleh karena itu, Fihiruddin berharap Buk Sari lebih hadir dalam menangani persoalan hukum di NTB, sehingga keberadaannya benar-benar bermanfaat sebagai penyambung lidah masyarakat, khususnya di Pulau Lombok.(Red)

Exit mobile version