Baznas KLU Lampaui Target Pengumpulan Kurban, Kepercayaan Pekurban dari Luar Daerah Meningkat

Lombok Utara, SIARPOST — Pengumpulan dana kurban melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara (KLU) tahun ini menunjukkan tren positif. Hingga menjelang pelaksanaan penyembelihan, nilai dana kurban yang masuk tercatat telah melampaui target awal, menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat, termasuk para pekurban dari luar daerah, terhadap pengelolaan kurban di Lombok Utara.

Wakil Ketua II Baznas KLU Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Syamsul Anwar, LC, mengungkapkan bahwa pihaknya semula menargetkan penghimpunan dana kurban sebesar Rp75 juta atau setara lima ekor sapi untuk skema pengelolaan langsung oleh Baznas. Namun hingga saat ini, angka tersebut telah menembus Rp95,5 juta.

“Alhamdulillah capaian saat ini sudah melampaui target. Ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat kepada Baznas sebagai fasilitator pengelolaan kurban,” ujarnya.,Selasa 26/05/2026

Menurut Syamsul, dana yang masuk ke Baznas sebagian besar berasal dari kalangan swasta dan jaringan relasi personal para pengurus Baznas, termasuk pekurban dari luar Kabupaten Lombok Utara seperti Jakarta. Bahkan sebagian di antaranya merupakan yang menitipkan hewan kurbannya untuk disalurkan di kampungnya.

Ia menjelaskan, mekanisme pengelolaan kurban di Baznas terbagi dalam dua skema, yakni dana yang masuk langsung ke Baznas untuk difasilitasi penyalurannya, serta skema pendataan kurban masyarakat atau lembaga lain yang tidak masuk dalam pembukuan Baznas, namun tetap terdata sebagai bagian dari laporan nasional.

“Untuk dana yang masuk langsung ke Baznas, sebagian besar lokasi penyembelihan sudah ditentukan oleh para pekurban sendiri. Baznas hanya memfasilitasi administrasi dan pendataan,” jelasnya.

Selain itu, Baznas KLU juga mencatat adanya potensi besar dari pendataan kurban yang berasal dari lembaga eksternal. Salah satunya kerja sama lembaga kemanusiaan internasional melalui Human Initiative yang menyalurkan sekitar 260 ekor sapi di wilayah Bayan.

Data tersebut, kata Syamsul, menjadi bagian penting dari pelaporan nasional terkait distribusi kurban yang diminta oleh Baznas pusat. Pendataan juga akan diperluas mencakup masjid-masjid di seluruh wilayah Lombok Utara setelah pelaksanaan hari tasyrik selesai.

“Setelah seluruh proses kurban selesai, kemungkinan sepekan setelah hari tasyrik, data keseluruhan baru bisa kita rekap secara utuh. Ini penting untuk memetakan sebaran kurban di Lombok Utara,” katanya.

Exit mobile version