BOM NTB meminta Kementerian Haji dan Umrah memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat serta melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan praktik badal haji fiktif tersebut agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Media ini telah meminta klarifikasi kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi NTB namun tidak mendapat jawaban, dan mendatangi kantor Kemenhaj namun tidak menemui siapapun karena alasan semua sedang berada di Asrama Haji. (RED).
