Anggaran Jalur Tracking Hingga UMKM Pariwisata Kerakyatan di KSB Capai Rp13,39 Miliar, Disparpora Jelaskan Alasannya


Lima Kawasan Wisata Jadi Sasaran
Wahid menyebut pembangunan tersebar di lima kawasan wisata.


Tiga berada di Kecamatan Brang Ene, meliputi kawasan Trayek Sepeda, Guest House Tiu Suntuk, serta Rest Area Tiu Suntuk lengkap dengan fasilitasnya.


Sementara di Kecamatan Brang Rea terdapat pembangunan Trayek Camping Gua Mamba dan Guest House Rarak Ronges.


Ia memperkirakan terdapat sekitar lima pekerjaan utama yang nantinya dikerjakan oleh lima kontraktor berbeda dengan sejumlah sub pekerjaan lainnya.


Dinas Sambut Pengawasan Publik


Menanggapi sorotan masyarakat terhadap besarnya anggaran, Wahid mengaku justru menyambut baik perhatian publik.


“Kami senang kalau ada respons masyarakat. Itu menjadi motivasi bagi kami supaya lebih hati-hati dalam pelaksanaan pekerjaan ini,” katanya.


Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan menggunakan standar harga pemerintah (SSH) dan akan diawasi sesuai ketentuan.


“Kalau anggarannya besar tentu spesifikasi pekerjaannya juga harus bagus. Semua ada satuan harganya,” tambahnya.


Dengan nilai proyek yang mencapai Rp13,39 miliar, masyarakat kini menaruh harapan agar pembangunan pariwisata kerakyatan benar-benar memberikan manfaat bagi warga sekitar, meningkatkan kunjungan wisata, membuka peluang usaha lokal, sekaligus dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai kualitas yang direncanakan. (Red)

Exit mobile version