Lombok utara,SIARPOST – Kunjungan Kapolda NTB, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., ke Polres Lombok Utara, Kamis (25/06/2026), menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan personel dan sistem pengamanan di salah satu daerah wisata strategis di Nusa Tenggara Barat.
Tidak hanya menghadiri agenda seremonial, Kapolda turun langsung memeriksa berbagai aspek penting yang menjadi tulang punggung pelayanan dan keamanan di wilayah Lombok Utara. Mulai dari kondisi ruang penyimpanan barang bukti, pengelolaan tahanan, kesiapan senjata api dinas, hingga kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
Kedatangan Kapolda NTB di Mapolres Lombok Utara sekitar pukul 09.20 WITA disambut Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., beserta jajaran dan Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara. Sebelum memasuki agenda internal, Kapolda terlebih dahulu menyerahkan bantuan sosial kepada purnawirawan, warakawuri, anak yatim, penyandang disabilitas, serta para pengemudi ojek di Kabupaten Lombok Utara.
Agenda kemudian berlanjut dengan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan sebelum memasuki sesi pemeriksaan internal satuan.
Dalam laporan satuan yang disampaikan di Lapangan Apel 3T Polres Lombok Utara, Kapolres AKBP Agus Purwanta memaparkan kondisi kamtibmas terkini, termasuk tantangan yang dihadapi wilayahnya sebagai daerah tujuan wisata yang terus berkembang.
Salah satu perhatian utama adalah upaya pencegahan kejahatan konvensional, terutama kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Untuk menjawab tantangan tersebut, Polres Lombok Utara mengembangkan Program Gowes Kamtibmas yang memungkinkan personel menjangkau desa-desa hingga wilayah terpencil guna menyerap informasi dan mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Kapolda NTB memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dilakukan Polres Lombok Utara. Namun demikian, ia menegaskan pentingnya seluruh personel tetap menjaga kesiapsiagaan melalui penerapan Prinsip Panca Siap, yakni Siap Diri, Siap Mako, Siap Data, Siap Operasional, dan Siap Siaga.
Menurut Kapolda, tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang profesional.
“Polisi memiliki empat tugas pokok yaitu sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, dan penegak hukum. Seluruh anggota harus mampu memberikan pelayanan yang humanis, namun tetap tegas dan terukur dalam menjalankan tugas,” tegas Irjen Pol Kalingga di hadapan personel Polres Lombok Utara.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap posisi Lombok Utara sebagai gerbang pariwisata internasional yang membutuhkan sistem pengamanan adaptif dan responsif. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengantisipasi potensi bencana yang dapat berdampak terhadap sektor pariwisata.
Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri dan Pabung 1606/Mataram Letkol Inf Ngakan Made Marjana itu menjadi bagian dari penguatan koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan daerah.
Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan peresmian Kantin Bhayangkari serta pelaksanaan Salat Dzuhur berjamaah sebelum Kapolda NTB dan rombongan kembali menuju Mapolda NTB.
Melalui kunjungan tersebut, Polres Lombok Utara tidak hanya mendapat evaluasi langsung dari pimpinan tertinggi Polda NTB, tetapi juga penguatan arah kebijakan dalam menghadapi tantangan keamanan di daerah wisata yang terus berkembang.(Niss)
