Usai Dilaporkan ke Polisi, Mbak Mona Minta Maaf: Saya Khilaf, Tidak Pernah Berniat Menghina Wartawan

Lombok Tengah, SIAR POST – Pemilik akun Facebook “Mbak Mona” akhirnya buka suara setelah dirinya dilaporkan ke Polres Lombok Tengah atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait unggahan yang dinilai menyinggung profesi wartawan.

Saat diwawancarai beberapa hari lalu, Mbak Mona mengakui telah mengunggah ulang video pernyataan Bupati Lombok Tengah yang ia ambil dari TikTok ke akun Facebook pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, ia menambahkan narasi yang berbunyi, “memang wartawan kebanyakan makan uang haram.”
Menurutnya, kalimat tersebut merupakan sebuah kekhilafan yang kini ia sesali.

“Saya mengakui kata-kata itu salah. Namanya saya manusia biasa, ada khilaf,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan tidak pernah memiliki niat untuk menyerang atau menghina seluruh wartawan. Ia mengaku bahkan tidak mengenal secara pribadi satu pun wartawan.

“Tapi saya sebenarnya tidak menyinggung para wartawan, karena saya satupun tidak mengenal wartawan,” katanya.

Mbak Mona menjelaskan, selama ini ia kerap memperoleh informasi dari media sosial seperti TikTok dan YouTube. Dari sana, menurutnya, ia sering menemukan informasi yang belakangan diketahui tidak sesuai fakta.

“Jadi saya sering lihat informasi di TikTok dan YouTube. Di situ saya mendapatkan berita-berita hoaks yang tidak sesuai dengan fakta. Makanya saya share di Facebook saya,” jelasnya.

Ia menerangkan, unggahan yang dipersoalkan berkaitan dengan video pernyataan Bupati Lombok Tengah mengenai polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat membagikan video tersebut, ia menambahkan narasi yang kemudian dianggap menghina profesi wartawan.

Selain itu, Mbak Mona juga mengakui pernah membagikan video lain ketika sedang berdiskusi dengan teman-temannya mengenai pemberitaan artis Sarwendah dan Ruben. Dalam video tersebut, kata dia, ada temannya yang berpendapat bahwa suatu perkara tidak akan mendapat perhatian aparat apabila tidak diliput wartawan.

“Dari situ saya tambahkan kalimat, ‘memang wartawan ini kalau buat berita, berita satu jadi empat.’ Itu saja,” ungkapnya.

Ia mengatakan telah memberikan klarifikasi di kolom komentar unggahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada siapa pun yang merasa tersinggung.

“Saya juga di komentar itu saya klarifikasi. Saya bilang maaf dan jangan tersinggung karena ini saya dapat di TikTok,” katanya.

Secara terbuka, Mbak Mona kembali menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers.
“Saya minta maaf jika ini jadi ada pihak yang tersinggung. Saya tidak ada niat membuat tersinggung para wartawan. Secara terbuka saya minta maaf karena saya juga tidak kenal sama wartawan, satu pun tidak kenal,” tuturnya.

Exit mobile version