Pondok Pesantren Syaikh Abdurahman Kotaraja Buka Beasiswa Penuh untuk Santri Yatim dan Dhuafa, Pendidikan hingga Asrama Gratis

Kotaraja, SIAR POST – Pondok Pesantren Syaikh Abdurahman Kotaraja kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan Islam bagi seluruh lapisan masyarakat.

Memasuki tahun ajaran 2026/2027, pesantren ini membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak yatim, piatu, dan keluarga dhuafa untuk menempuh pendidikan berkualitas melalui program beasiswa penuh.

Komitmen tersebut disampaikan usai kegiatan pelepasan santri tahun ajaran 2025/2026 yang berlangsung pada Senin (29/6/2026).

Pimpinan Pondok Pesantren Syaikh Abdurahman Kotaraja, Ustadz H. Lalu Fauzan Q.H., S.Pd.I., menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk menuntut ilmu.

“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik. Yatim, piatu maupun dhuafa bukanlah hambatan untuk menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pondok ini adalah rumah bagi siapa saja yang ingin belajar. InsyaAllah kami akan mengikhtiarkan beasiswa penuh serta bantuan asrama bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Pondok Pesantren Syaikh Abdurahman Kotaraja menyelenggarakan pendidikan formal mulai dari SMP IT hingga SMA IT, yang dipadukan dengan pendidikan diniyah.

Para santri mendapatkan pembelajaran Aqidah, Akhlak, Fiqih, Al-Qur’an, Hadits, serta ilmu pengetahuan umum yang dirancang secara seimbang untuk membentuk lulusan yang unggul dalam akademik sekaligus memiliki karakter Islami.

Pada penerimaan santri baru tahun ajaran 2026/2027, pondok menyediakan sejumlah program khusus bagi santri yatim dan dhuafa. Program tersebut meliputi pembebasan biaya pendidikan, fasilitas asrama dan makan secara gratis selama masa pendidikan, bimbingan intensif Al-Qur’an dan kitab kuning bersama para asatidz, serta pembinaan keterampilan sebagai bekal kemandirian setelah lulus.

Menurut Ustadz Fauzan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, orang tua, dan para donatur untuk bersama-sama membantu mewujudkan cita-cita anak-anak yang memiliki semangat belajar tinggi namun terkendala kondisi ekonomi.

“Pendidikan adalah jalan perubahan. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan meraih masa depan hanya karena keterbatasan biaya. Mari kita bergandengan tangan menjadi wasilah lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an, berilmu, dan berakhlak mulia,” katanya.

Saat ini, pendaftaran santri baru tahun ajaran 2026/2027 masih dibuka, termasuk bagi murid pindahan maupun siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Syaikh Abdurahman Kotaraja. Kesempatan ini juga diprioritaskan bagi calon santri dari kalangan yatim dan dhuafa yang memiliki semangat belajar.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut atau mendaftarkan putra-putrinya, dapat datang langsung ke sekretariat Pondok Pesantren Syaikh Abdurahman Kotaraja atau menghubungi narahubung Ustadz Tito di nomor 0878-4422-2986.

Menutup keterangannya, Ustadz Fauzan menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Menjadi harapan agama, keluarga, dan bangsa tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi. Tugas kita adalah memudahkan jalan mereka menuju ilmu dan masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (Red).

Exit mobile version