Viral di Bima! Istri Sah Labrak Wanita PNS yang Diduga Selingkuhan, Diduga Anak Anggota DPRD

BIMA, SIAR POST – Sebuah video yang memperlihatkan keributan antara seorang istri sah dengan seorang wanita yang diduga menjadi selingkuhan suaminya viral di media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat Kabupaten Bima.

Dalam video yang beredar baru-baru ini, terlihat seorang wanita yang disebut sebagai istri sah mendatangi sebuah rumah di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, untuk menemui seorang wanita yang juga diketahui berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS).

Pertemuan tersebut berujung adu mulut yang berlangsung di pinggir jalan dan mengundang perhatian warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, wanita yang didatangi tersebut diduga merupakan orang ketiga dalam rumah tangga seorang pria yang juga disebut berstatus PNS.

Wanita itu disebut bertugas di salah satu kantor UPT di wilayah Kecamatan Madapangga.
Video yang diunggah akun media sosial @Aba Bob dengan cepat menyebar luas.

Saat dihubungi SIAR POST, pemilik akun tersebut menyebut video yang diposting merupakan peristiwa istri sah yang melabrak wanita yang diduga sebagai selingkuhan suaminya.

Dalam rekaman video terdengar kedua pihak saling melontarkan kata-kata bernada keras sambil saling menunjuk. Keributan itu menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang berhenti untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Video tersebut juga memperlihatkan seorang perempuan yang disebut sebagai Hj. Nurhayati, SE., M.Si., yang diketahui merupakan anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi PPP, berada di lokasi.

Namun hingga berita ini ditulis, SIAR POST belum dapat memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial yang menyebut wanita yang diduga menjadi selingkuhan tersebut merupakan anak dari anggota DPRD tersebut.

SIAR POST telah berupaya menghubungi Hj. Nurhayati melalui nomor kontak yang tercantum pada akun media sosialnya untuk meminta klarifikasi terkait informasi yang berkembang. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Hingga saat ini juga belum diketahui bagaimana kelanjutan persoalan tersebut maupun apakah terdapat laporan resmi kepada pihak berwenang.

SIAR POST mengedepankan asas praduga tak bersalah. Informasi mengenai dugaan hubungan pribadi maupun keterkaitan keluarga dalam peristiwa ini masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak terkait. (Red)

Exit mobile version