Lombok Utara,SIARPOST – Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga dimulai dari kepedulian masyarakat di tingkat dusun. Semangat itulah yang ingin dibangun melalui Lomba Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-81, Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Lombok Utara (KLU), dan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Kasat Pol PP Kabupaten Lombok Utara, Totok Surya Saputra, mengatakan lomba tersebut bukan sekadar ajang mencari poskamling terbaik, melainkan menjadi upaya menghidupkan kembali budaya ronda malam sebagai benteng utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Ronda malam harus kembali menjadi budaya, karena keamanan yang kondusif lahir dari kepedulian warga sendiri,” ujar Totok. Rabu, 15/07/26.
Lomba ini diikuti perwakilan poskamling terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Utara. Sebelum masuk ke tingkat kabupaten, masing-masing kecamatan terlebih dahulu menyeleksi satu poskamling terbaik untuk menjadi wakil dalam penilaian.
Tim penilai berasal dari lintas instansi, yakni Polres Lombok Utara, Kodim 1606/Mataram, Satpol PP, DP2KB-Pemdes, Badan Kesbangpol, serta Ketua AKAD. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat penegak hukum.
Dalam proses penilaian, tim akan mengevaluasi lima aspek utama sesuai kriteria lomba yang telah ditetapkan. Poskamling yang dinilai terbaik nantinya akan memperoleh trofi, piagam penghargaan dari Bupati Lombok Utara dan Kapolres Lombok Utara, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.
Penilaian dilakukan secara langsung pada malam hari agar tim dapat melihat aktivitas ronda dan kesiapsiagaan warga secara nyata. Jadwal penilaian dimulai di Dusun Karang Gedeng, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, kemudian berlanjut ke Poskamling Sesait di Kecamatan Kayangan, Dusun Luk Pasiran di Kecamatan Gangga, Satkamling Al-Muttaqin di Kecamatan Tanjung, hingga Poskamling Bara Kuda di Dusun Nipah Timur, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang.
Totok berharap lomba ini mampu membangkitkan kembali semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga keamanan wilayahnya masing-masing. Menurutnya, poskamling yang aktif tidak hanya mampu mencegah tindak kriminalitas, tetapi juga memperkuat solidaritas antarwarga.
“Kalau ronda kembali hidup dan masyarakat peduli terhadap lingkungannya, maka situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lombok Utara akan semakin kondusif. Inilah tujuan besar yang ingin kita capai melalui lomba ini,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bersama Polres Lombok Utara tidak hanya menghadirkan perlombaan, tetapi juga mengajak masyarakat menjadikan poskamling sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah dari tingkat paling bawah.(Niss)
