Ia juga membuka peluang lahirnya regulasi daerah yang mampu memperkuat standar pelayanan kesehatan sekaligus meminimalkan potensi kesalahan diagnosis di masa mendatang.
Selain itu, Nadira mengapresiasi keberhasilan RSUD Provinsi NTB dalam menyelesaikan persoalan utang rumah sakit serta menyatakan komitmennya terus membantu masyarakat Bima, Dompu, dan Kota Bima yang menjalani pengobatan di Mataram, termasuk melalui dukungan Rumah Singgah Endri Foundation dan pengadaan ambulans bagi daerah.
Berbagai masukan yang disampaikan narasumber maupun peserta menjadi refleksi bersama bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, rumah sakit, tenaga medis, akademisi, legislatif hingga masyarakat.
Redaksi |
