Bima, SIAR POST – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima turut mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dan Gerakan Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, Asri) melalui kegiatan penanaman mangrove bersama Pemerintah Kota Bima, Jumat (2/10/2026)
Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Pantai Lawata dan Niu bagian barat tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap ekosistem pesisir.
Kegiatan penanaman mangrove dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, S.H., dan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pimpinan DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, BUMN dan BUMD, perguruan tinggi, perangkat daerah, camat dan lurah, hingga organisasi kepemudaan, komunitas serta kelompok pemerhati lingkungan.
Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan sinergi berbagai pihak, khususnya dalam mempertahankan fungsi kawasan pesisir sebagai bagian penting dari ekosistem Kota Bima.
Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, S.H., menyampaikan bahwa penanaman mangrove tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan penghijauan, tetapi juga sebagai bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir.
Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran ekologis dalam melindungi kawasan pantai sekaligus menjadi habitat bagi berbagai biota. “Kegiatan pagi ini bukan sekadar kegiatan menanam pohon. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita untuk menjaga lingkungan, memperkuat ketahanan wilayah pesisir, sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga Kota Bima adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Sebanyak 600 bibit mangrove ditanam di kawasan Pantai Lawata dan Niu bagian barat. Penanaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pengawasan agar bibit dapat tumbuh secara optimal.
Keberlanjutan menjadi aspek penting karena mangrove berfungsi sebagai pelindung alami kawasan pesisir, membantu menjaga kualitas ekosistem, serta mendukung keberadaan berbagai organisme yang bergantung pada kawasan mangrove.
Manajer PLN UP3 Bima menyampaikan bahwa partisipasi PLN dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Bima sekaligus implementasi kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.
“PLN UP3 Bima berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kolaboratif yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Penanaman mangrove ini menjadi langkah nyata untuk menjaga kawasan pesisir sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Partisipasi PLN UP3 Bima juga sejalan dengan semangat kolaborasi dalam membangun lingkungan yang lebih berkelanjutan. PLN memandang keterlibatan dunia usaha, pemerintah, komunitas, perguruan tinggi, generasi muda, dan masyarakat menjadi elemen penting agar Gerakan Indonesia ASRI dan Gerakan Kota Bima BISA dapat memberikan dampak jangka panjang.
Melalui sinergi tersebut, kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tidak hanya hadir dalam kegiatan penanaman, tetapi berkembang menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan, keindahan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa PLN akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Bagi PLN, menjaga keberlanjutan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kami mendukung Gerakan Indonesia ASRI dan Kota Bima BISA sebagai gerakan bersama yang perlu dijaga kesinambungannya. Semangat kolaborasi seperti ini sejalan dengan komitmen PLN untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan di wilayah Nusa Tenggara Barat,” ujar Yondri. (Red).
