NTBCare Bantu Perjuangan Karina Lawan Kanker Mata di Bali, Pemda KSB Diminta Bantu Biaya Rp33,7 Juta

SUMBAWA BARAT, SIARPOST – Perjuangan Karina Mawarotul Qolby, balita berusia 2 tahun 11 bulan asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), melawan kanker mata atau retinoblastoma membutuhkan dukungan nyata. Setelah menjalani pengobatan di Bali selama 13 bulan, keluarga Karina kini menghadapi persoalan biaya hidup, tempat tinggal, dan kebutuhan medis yang terus berjalan di tengah keterbatasan ekonomi.

NTBCare turut membantu mendampingi perjuangan keluarga Karina dengan mendorong agar kebutuhan tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Bantuan biaya hidup selama menjalani pengobatan rujukan di Bali dinilai mendesak agar orang tua Karina tetap bisa mendampingi anaknya tanpa terus dibayangi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui surat permohonan yang ditujukan kepada Bupati Sumbawa Barat, Zainul Akbar, ayah Karina, mengajukan bantuan sebesar Rp33.765.000 untuk kebutuhan selama tiga bulan. Dana tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan medis anak dan biaya hidup pendamping selama berada di Bali.

Selama menjalani pengobatan, kedua orang tua Karina harus memprioritaskan pendampingan anak mereka. Kondisi tersebut membuat keluarga kesulitan memperoleh penghasilan, sementara kebutuhan makan, sewa tempat tinggal, transportasi menuju rumah sakit, serta kebutuhan khusus Karina tetap harus dipenuhi.

Pengobatan yang berlangsung selama 13 bulan membuat beban keluarga semakin berat. Di tengah upaya menjaga keberlanjutan perawatan, mereka harus memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan setiap hari.

Keluarga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar Karina tetap memperoleh perawatan yang dibutuhkan. Bagi mereka, bantuan biaya hidup bukan sekadar meringankan pengeluaran, melainkan juga membantu memastikan orang tua dapat terus mendampingi perjuangan anaknya.

Rincian Kebutuhan Karina Selama Tiga Bulan

Dalam surat permohonan tersebut, keluarga merinci kebutuhan bulanan yang diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Untuk kebutuhan medis dan perawatan anak, keluarga mengajukan pembelian 15 kaleng susu medis Neocate Junior senilai Rp6.555.000 serta pampers sebesar Rp200.000. Total kebutuhan anak mencapai Rp6.755.000 per bulan.

Sementara itu, biaya pendampingan di Bali meliputi sewa kos sebesar Rp2 juta, makan pendamping Rp2 juta, dan transportasi menuju rumah sakit Rp500 ribu setiap bulan. Total kebutuhan hidup pendamping mencapai Rp4,5 juta per bulan.

Dengan demikian, total kebutuhan yang diajukan keluarga mencapai Rp11.255.000 per bulan atau Rp33.765.000 untuk tiga bulan.

Berikut rincian kebutuhan yang diajukan:

  • Susu medis Neocate Junior: Rp6.555.000 per bulan.
  • Pampers: Rp200.000 per bulan.
  • Sewa kos di Bali: Rp2.000.000 per bulan.
  • Makan pendamping: Rp2.000.000 per bulan.

Keluarga menyebut susu medis tersebut dibutuhkan untuk menunjang kondisi Karina dan tidak ditanggung BPJS, sebagaimana disampaikan dalam surat permohonan bantuan.

Pendampingan yang dilakukan NTBCare menjadi bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan warga yang harus menjalani pengobatan jauh dari daerah asal. Dalam kondisi seperti yang dialami keluarga Karina, kebutuhan pasien tidak berhenti pada tindakan medis di rumah sakit, tetapi juga mencakup biaya tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari selama masa rujukan.

Keluarga berharap Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dapat mempertimbangkan permohonan tersebut melalui skema bantuan yang memungkinkan, baik melalui bantuan sosial, Belanja Tidak Terduga (BTT), Baznas, maupun sumber bantuan lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga melewati masa pengobatan tanpa harus menghadapi kesulitan biaya hidup seorang diri.

Bagi Karina yang masih berusia di bawah tiga tahun, keberlanjutan perawatan menjadi hal yang sangat penting. Di usia ketika anak-anak lain mulai aktif bermain dan tumbuh bersama teman sebaya, Karina harus menjalani rangkaian pengobatan yang panjang demi kesehatannya.

Perjuangan Karina menjadi pengingat bahwa keluarga pasien rujukan membutuhkan dukungan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada kebutuhan dasar selama mendampingi pasien di luar daerah.

Keluarga berharap permohonan yang telah disampaikan kepada Bupati Sumbawa Barat mendapat perhatian dan dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

NTBCare turut mendorong agar persoalan yang dihadapi keluarga Karina memperoleh perhatian, sehingga keterbatasan ekonomi tidak menambah berat perjuangan mereka dalam menjalani proses pengobatan.

Kini, harapan keluarga sederhana, Karina dapat terus menjalani perawatan, sementara kebutuhan dasar selama berada di Bali dapat terpenuhi. (Red).

Exit mobile version