Bukan Cuma Jual Jagung! Petani Lombok Tengah Kini Mulai Lirik Bisnis Teh Herbal

Ia juga menyebut minat masyarakat mulai terlihat setelah kegiatan pelatihan pengolahan rambut jagung dipublikasikan melalui media sosial. Sejumlah warga menyatakan ketertarikan untuk bergabung dan ikut mengembangkan produk tersebut.

BRMP berharap koperasi dapat memperkuat kemitraan dengan sektor swasta, khususnya dalam pengembangan produk dan pemasaran. Dengan begitu, jangkauan pasar berpeluang diperluas dari tingkat lokal hingga luar daerah, menyesuaikan kapasitas produksi dan standar mutu.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Unram, Dr. Ir. Satrijo Saloko, M.P., mengatakan perguruan tinggi dapat berperan dalam pendampingan berkelanjutan agar inovasi tidak berhenti pada peluncuran produk.

Mahasiswa juga berpeluang dilibatkan melalui penelitian, tugas akhir, dan KKN tematik untuk mendukung pengembangan usaha koperasi, mulai dari proses pengolahan, pengendalian mutu hingga peningkatan kemampuan produksi masyarakat.

Peluang Ada, Pasar Jadi Penentu

Pengolahan rambut jagung menjadi teh herbal menawarkan alternatif usaha bagi petani di Lombok Tengah. Namun, peluang tersebut perlu ditopang oleh ketersediaan bahan baku, proses produksi yang konsisten, perizinan, keamanan pangan, serta pemasaran yang berkelanjutan.

Kepastian harga bahan baku dan pembagian manfaat antara petani, koperasi, serta mitra usaha juga menjadi faktor penting agar kemitraan memberikan keuntungan yang adil.

Jika seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik, rambut jagung yang sebelumnya tidak dimanfaatkan berpotensi menjadi sumber ekonomi tambahan bagi masyarakat pedesaan.

Inilah peluang yang ingin dibangun melalui kemitraan tersebut: petani tidak hanya bergantung pada hasil panen utama, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam pengolahan dan pengembangan produk pertanian.

Dari rambut jagung yang selama ini terabaikan, peluang usaha baru kini mulai dirintis. Tantangan selanjutnya adalah membuktikan bahwa inovasi tersebut mampu berkembang menjadi usaha berkelanjutan yang benar-benar menambah pendapatan petani.

(red)

Exit mobile version