Foto : Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin secara simbolis mengukuhkan dua siswa-siswi sebagai Duta Garda Adminduk di lapangan kompleks KTC, Sumbawa Barat, Kamis (10/11).
Sumbawa Barat, SIARPOST | Sebanyak 52 orang Siswa SMA, SMK dan Madrasah Aliyah yang ada di Sumbawa Barat dikukuhkan menjadi Duta Garda Adminduk.
Pengukuhan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin pada upacara peringatan hari Pahlawan di Lapangan Upacara Komplek KTC Taliwang, Kamis (10/11) kemarin.
Selain Siswa-siswi tersebut, hadir juga 26 guru yang menjadi tenaga pendamping anak-anak di sekolah dalam menjalankan tugas sebagai Duta Garda Adminduk.
Sejumlah 52 Siswa-siswi dan 26 guru pendamping Duta Garda Adminduk ini telah di SK kan oleh Bupati Sumbawa Barat.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), I Made Budiartha saat diwawancarai di Taliwang, Jumat (11/11), mengatakan, siswa-siswi Duta Garda Adminduk ini akan menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan, menginformasikan, dan memfasilitasi pelayanan administrasi kependudukan kepada teman-teman sebayanya di sekolah.
Baca juga : Program Inovasi “LESEHAN” Percepat Pelayanan Administrasi Kependudukan di Sumbawa Barat
“Duta Garda Adminduk ini juga menjadi agen perubahan dan garda terdepan dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan di sekolah,” ujarnya.
Siswa-siswi ini akan memberikan sosialisasi, informasi kepada teman-teman sebayanya terkait apa saja layanan administrasi kependudukan, bagaimana mengurus, dan memfasilitasi kepengurusan dokumen tersebut.
Namun bukan berarti siswa-siswi ini dibebankan tugas berat, tetapi mereka hanya memberikan informasi, mensosialisasikan dan memfasilitasi saja, terkait tindak lanjut pengurusan dokumen administrasi kependudukan akan dilakukan oleh pendamping.
Pada masing-masing sekolah ada empat orang siswa-siswi yang menjadi Duta Garda Adminduk yaitu di kelas X dan Kelas XI, ditambah lagi dua guru tenaga admin pendampingnya.
Duta Garda Adminduk ini akan menjadi penggerak di masyarakat, dari lingkungan sekolah sampai di luar sekolah sehingga masyarakat akan tertib administrasi kependudukan.
“Gerakan ini bagaimana kita membentuk atau menggerakkan supaya masyarakat kita sadar bahkan tertib administrasi kependudukan mulai dari lingkungan sekolah,” kata Budi Artha.
Ia berharap Garda Adminduk ini menjadi penggerak bagi anak muda agar generasi muda yang menjadi pemilih pemula ini bisa mengerti tentang administrasi kependudukan.
Baca juga : Tim MAN 2 Mataram Raih Juara 3 Olimpiade Akademik, Geolympic ITS 2022
Selain Inovasi Duta Garda Adminduk, Dinas Dukcapil Sumbawa Barat juga memiliki Gerakan Masyarakat Tertib Administrasi Kependudukan (MATA) Sumbawa Barat dalam upaya mewujudkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).
Duta Garda Adminduk juga sebagai gerakan dalam mendukung dua program yang sudah ada tersebut.
Masa jabatan para Duta Garda Adminduk ini hanya satu tahun. Tahun berikutnya akan digantikan dengan siswa-siswi lain sehingga akan banyak kesempatan bagi para siswa untuk belajar menjadi garda terdepan yang mengerti dokumen administrasi kependudukan.
