Haidar Alwi Gandeng Kesultanan Dompu, Tanah Wakaf 3,5 Hektare Akan Dibangun RSIA Gratis dan Hotel Syariah

Tangerang Selatan, SIAR POST – Angin segar berembus untuk masyarakat Dompu, NTB. Tokoh nasional Haidar Alwi menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan tanah wakaf seluas 3,5 hektare di So Ja’do, Dompu, menjadi kawasan terpadu berbasis Islam.

Rencana besar itu mencuat setelah Haidar Alwi, melalui Haidar Alwi Institute dan Haidar Alwi Care, menerima langsung proposal pengembangan dari Nazir Tanah Wakaf Sultan Dompu, Syekh Husain Said, dan salah satu keturunan Sultan Dompu, Moh. Kisman Pangeran. Pertemuan berlangsung hangat di kediaman Haidar, Jl. Bukit Golf 3, BSD, Tangerang Selatan, Sabtu pagi, 9 Mei 2026.

Tiga Pilar untuk Umat: Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan

Dalam proposal tersebut, tanah wakaf peninggalan Kesultanan Dompu itu akan disulap menjadi tiga pilar utama kemaslahatan. Pertama, pusat pendidikan Islam modern yang diharapkan melahirkan generasi Dompu yang cerdas dan berakhlak. Kedua, hotel syariah untuk mendukung pariwisata halal dan menjadi sumber pemasukan wakaf yang berkelanjutan. Ketiga, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Islami.

Yang paling menyentuh, Haidar Alwi bahkan menginginkan RSIA tersebut bisa menggratiskan layanan kesehatan bagi warga Dompu yang kurang mampu. “Kesehatan itu hak dasar. Kalau kita bisa bangun RSIA dari wakaf, kenapa tidak kita gratiskan untuk saudara-saudara kita di Dompu,” tegas Haidar.

Tambang Emas Hu’u Jadi Motor Penggerak

Lantas, dari mana dananya? Haidar yang saat ini juga sedang menggarap tambang emas di kawasan Hu’u, Dompu, menyebut hasil tambang itu akan menjadi salah satu motor penggerak utama.

“InsyaAllah tambang emas di Hu’u ini berkah. Sebagian keuntungannya kita dedikasikan untuk membangun So Ja’do. Jadi masyarakat Dompu dapat manfaat ganda: lapangan kerja dari tambang, dan fasilitas umat dari tanah wakaf,” ujarnya.

Model ini sekaligus menjawab kritik soal tambang yang kerap hanya mengeruk hasil bumi. Haidar ingin membuktikan bahwa investasi tambang bisa sejalan dengan filantropi dan pembangunan peradaban.

Jembatan Silaturahmi Lewat KMD Jabodetabek

Pertemuan bersejarah ini tak lepas dari peran Habib Hafid, orang dekat Haidar Alwi, yang memfasilitasi silaturahmi. Habib Hafid diperkenalkan kepada Nazir dan Wakif oleh Ketua Kerukunan Masyarakat Dompu (KMD) Jabodetabek, M. Ichsan.

“Alhamdulillah, ini jembatan yang baik. Pak Haidar orangnya cepat. Setelah terima proposal pagi ini, beliau langsung minta tim untuk menindaklanjuti secepatnya,” kata M. Ichsan.

Langkah Selanjutnya

Usai menerima proposal, tim Haidar Alwi Institute dijadwalkan segera melakukan kajian kelayakan dan master plan kawasan. Jika berjalan lancar, peletakan batu pertama ditargetkan bisa terlaksana tahun ini.

Bagi masyarakat Dompu, rencana ini bukan sekadar proyek bangunan. Ini tentang menghidupkan kembali marwah Kesultanan Dompu lewat wakaf, mengubah 3,5 hektare tanah menjadi sumber ilmu, ekonomi, dan kesehatan untuk generasi mendatang.

Exit mobile version