DOMPU, SIARPOST.COM | Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kabupaten Dompu, Bambang Firdaus meyakini bahwa suara Prabowo di Pilpres 2019 yang lalu akan tetap bertahan dan suara Jokowi akan bergabung dan memilih Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu diungkapkan Bambang Firdaus saat menerima Roadshow dari TKD Prabowo-Gibran Provinsi NT di kediamannya di Dompu, Senin (11/12/2023). Hadir dalam kegiatan Ketua TKD Prabowo-Gibran NTB beserta ketua harian dan Korwil Dompu Bima dan Kota Bima.
Dijelaskan Bambang, pada Pilpres tahun 2019,jumlah suara yang diraih Prabowo-Sandi saat itu mencapai angka 85 persen dan sisanya adalah suara Jokowi-Ma’ruf.
Angka partisipasi di Dompu pun cukup baik yaitu 85 persen, diatas rata-rata nasional yaitu 81 persen.
Baca juga : Pererat Kemitraan, Kominfo Lakukan Dialog Dengan Pewarta KLU
“Dari 184.460 pemilih di Dompu, secara keseluruhan di NTB kita hanya 5 persen atau berada di urutan ke-7 jumlah pemilih terbanyak, meski begitu kita harus memberikan kontribusi maksimal, ” Ujar Bambang.
Ditambah lagi dari sembilan partai koalisi yang meraih suara yang tinggi di pileg yang lalu, hal itu menjadi modal besar bagi Prabowo-Gibran di tahun depan akan memenangkan pertarungan Pilpres.
“Kami dengan sembilan partai ini sudah sepakat bahwa para ketua partai dan kadernya menjadi ujung tombak dari perjuangan ini, ” Katanya.
Yang paling terbanyak jumlah pemilih di Dompu berada di kecamatan Woja dengan jumlah pemilih 43 ribu disusul Kecamatan Dompu 41 pemilih.
Baca juga : TKD Prabowo-Gibran Komitmen 84 Persen Lebih Suara Untuk Capres Gemoy di Bima
Meski Dompu mempunyai konsep besar dalam memetakan suara, namun ia meminta TKD Prabowo-Gibran NTB juga harus menyegerakan distribusi Alat Peraga Kampanye secara masif.
“Target kita menang satu putaran, dengan estimasi capaian suara sebanyak 60 persen. Ini bukan isapan jempol belaka tapi kita sudah petakan datanya, ” Kata bambang.
Bambang mengungkapkan bahwa sejumlah program dari Prabowo-Gibran sangat baik, program seperti makan dan minum susu gratis di sekolah-sekolah dan pondok pesantren akan menjadi program strategis dalam pemenuhan kebutuhan anak akan vitamin. (Tim).
