Sumbawa Barat, SIAR POST — Keluhan datang dari pihak Sekolah PAUD HI Tunas Harapan Desa Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, bersama para wali murid.
Mereka menyoroti kondisi jalan masuk menuju sekolah yang kini sulit dilalui akibat sisa material pekerjaan proyek drainase dan rabat jalan milik Pemerintah Provinsi NTB.
Bekas timbunan tanah dari pekerjaan rekonstruksi tersebut tidak diratakan dan tidak dipadatkan, sehingga kondisi jalan menjadi lengket, licin, dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama para orang tua yang setiap hari mengantar anaknya ke sekolah.
“Masih mending jalan yang dulu, bisa kami lalui dengan baik. Sekarang tanahnya lengket dan licin, bisa bikin orang jatuh,” keluh wali murid.
Pihak sekolah mengaku sudah menyampaikan keluhan ini melalui Kepala Desa Tambak Sari untuk diteruskan ke pihak pelaksana proyek.
Kepala Desa kemudian melaporkan persoalan tersebut kepada penanggung jawab lapangan pekerjaan rekonstruksi drainase, plat beton, dan rabat jalan.
Keluhan ini resmi disampaikan pada Selasa (6/1/2026).
Ketika dikonfirmasi media ini, PPK Dinas PUPR Provinsi NTB merespons laporan tersebut dan menyatakan akan turun langsung ke lokasi.
“Besok teman-teman akan ke lokasi untuk tindak lanjut terkait informasi yang disampaikan Pak Kades. Barusan pagi kami dapat laporan dari beliau,” jelasnya.
Pihak sekolah berharap agar penanganan segera dilakukan, mengingat akses ini merupakan jalur utama anak-anak masuk ke sekolah.
Mereka menilai kondisi saat ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama saat hujan.
Diketahui, pekerjaan ini merupakan proyek pembangunan drainase dan rabat jalan milik Pemerintah Provinsi NTB yang masih dalam tahap penyelesaian.
Redaksi | SIAR POST
