Lombok Utara,SIARPOST— Harapan menjadikan tahun 2025 sebagai masa kejayaan pariwisata pasca-COVID belum sepenuhnya terwujud. Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara, Denda Dewi, mengungkapkan bahwa angka kunjungan wisata justru mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya, Kamis, 15/01/2026.
Menurut Dinas pariwisita,Denda Dewi, setelah melewati fase pandemi, rehabilitasi, hingga pemulihan, pelaku pariwisata sempat optimistis 2025 menjadi momentum kebangkitan penuh. Namun, realitas di lapangan menunjukkan tantangan baru yang tak terduga.
“Di akhir tahun sebenarnya kami berharap kunjungan bisa sesuai ekspektasi, tapi faktanya terjadi penurunan sekitar 30 persen dibanding 2024,” ujarnya.
Ia menyebut faktor cuaca, musim, serta kondisi global turut memengaruhi minat kunjungan wisatawan. Meski demikian, total kunjungan tahun ini masih berada di angka sekitar 810 ribu wisatawan.
Denda menegaskan, ke depan fokus utama pemerintah daerah adalah menjaga stabilitas keamanan dan situasi global yang kondusif sebagai kunci utama pemulihan sektor pariwisata.
“Yang paling penting itu kondisi keamanan dan situasi dunia yang baik-baik saja. Kalau itu terjaga, peluang pariwisata untuk bangkit tetap ada,” pungkasnya.(Niss)
