Proyek Strategis 2026: Jalan Kabupaten Dibangun Merata, Lombok Utara Gas Pembangunan dari Desa ke Desa

Lombok Utara,SIARPOST— Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menggeber percepatan pembangunan pada tahun 2026 melalui sejumlah proyek strategis yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu fokus utama adalah peningkatan dan rekonstruksi jalan kabupaten yang dibangun merata di seluruh kecamatan, tanpa terkonsentrasi di satu wilayah tertentu.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lombok Utara, Bambang Gunawan, menegaskan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah pada tahun 2026 sebagai fondasi penguatan konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pembangunan jalan ini menyasar ruas-ruas strategis yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga, mulai dari penghubung antarwilayah, akses ke permukiman, sentra pertanian, hingga kawasan ekonomi masyarakat. Pendekatan pemerataan dipilih agar pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok, sekaligus memperkecil kesenjangan antarwilayah di Lombok Utara.

Tak hanya infrastruktur jalan, penguatan tata kelola pemerintahan juga menjadi bagian dari agenda strategis. Pemkab Lombok Utara merencanakan pembangunan gedung kantor BPBD dan Inspektorat sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik serta memperkuat fungsi pengawasan internal pemerintahan.

Di sektor fasilitas publik, sejumlah proyek berorientasi jangka panjang turut dilanjutkan. Pembangunan Islamic Center tetap berjalan, disusul pembangunan Youth Center sebagai ruang ekspresi dan kreativitas generasi muda. Wajah daerah juga dipercantik melalui pembangunan Gapura Kabupaten Lombok Utara yang dirancang sebagai simbol identitas dan kebanggaan daerah.

Sementara itu, penguatan layanan dasar masyarakat diarahkan pada peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Pemerintah daerah mengembangkan jaringan distribusi air minum dan sambungan rumah di Desa Loloan, Kecamatan Bayan, serta melakukan pemeliharaan sistem pengolahan air limbah di kawasan Gili Trawangan. Program sanitasi permukiman turut digulirkan guna meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan warga.

Melalui rangkaian proyek strategis 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menegaskan arah pembangunan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan. Seluruh program dirancang dengan prinsip akuntabilitas dan pengawasan berjenjang, agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat di setiap kecamatan, bukan sekadar tercatat di atas kertas.(Niss)

Exit mobile version