Dae Yeyen Direkomendasikan Kembali Pimpin GEKRAFS NTB 2026–2029, Siap Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

MATARAM, SIAR POST – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nusa Tenggara Barat sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) I di Hotel Lombok Plaza, Minggu (1/3/2026).

Agenda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengakselerasi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di NTB.

Muswil yang dihadiri jajaran pengurus DPW serta perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 10 kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat itu berlangsung dinamis dan penuh semangat kebersamaan.

Forum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi besar para pelaku ekonomi kreatif di daerah.
Sejumlah tokoh penting dan mitra strategis turut hadir, di antaranya Komisaris Utama Bank NTB Syariah Anis Mujahid Akbar, Koordinator Tim Ahli Gubernur NTB Dr. Adhar Hakim, S.H., M.H., Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Muhammad Erwan, serta Direktur Utama Gerbang NTB Emas Anas Amrullah.

Dari kalangan akademisi, hadir Dr. Nur Aida Arifah Tara dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Shinta Desiyana Fajarica dari LPPM Universitas Mataram, bersama berbagai asosiasi, pelaku UMKM, dan pegiat pariwisata.

Dalam laporan pertanggungjawaban, Ketua DPW GEKRAFS NTB periode sebelumnya, Yeyen Seprian Rachmat atau yang akrab disapa Dae Yeyen, menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinannya telah menuntaskan tiga program unggulan, yakni GEKRAFS Merchandise, Podcast OBOR (Obrolan Ekonomi Kreatif), dan Festival PERAK (Permainan Rakyat).

Ia menegaskan, ke depan fokus utama organisasi adalah memaksimalkan peran kepengurusan di 10 kabupaten/kota guna memperkuat sinergi lokal dan memperluas dampak ekonomi kreatif secara lebih masif.

Hasil Muswil menghasilkan keputusan krusial. Seluruh perwakilan DPC secara bulat merekomendasikan Yeyen Seprian Rachmat untuk kembali memimpin DPW GEKRAFS NTB periode 2026–2029.

Rekomendasi tersebut akan dibawa ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diproses sesuai mekanisme organisasi.

Menanggapi dukungan tersebut, Dae Yeyen menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, amanah ini menjadi motivasi besar untuk terus memperkuat gerakan ekonomi kreatif di NTB agar lebih terstruktur, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Harian DPP GEKRAFS, Noval Abuzzar, mengingatkan bahwa forum Muswil merupakan forum musyawarah mufakat. “Bukan voting, apalagi one man one vote,” tegasnya, menekankan pentingnya nilai kebersamaan dalam pengambilan keputusan organisasi.

Pelaksanaan Muswil juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama dalam suasana bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Momen ini semakin mempererat silaturahmi antar pengurus, akademisi, mitra strategis, dan pelaku ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Barat.

Dengan rekomendasi kepemimpinan yang berlanjut dan komitmen memperkuat ekosistem kreatif daerah, GEKRAFS NTB diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di seluruh wilayah NTB.

*RED

Exit mobile version