DOMPU, NTB (SIAR POST) – Video yang memperlihatkan Wakil Bupati Dompu, Sirajuddin, tiba-tiba meninggalkan ruang sidang paripurna DPRD mendadak viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Dalam video yang beredar luas, Sirajuddin terlihat berjalan meninggalkan podium sebelum sidang dimulai. Situasi di dalam ruangan pun tampak membingungkan, bahkan sejumlah anggota DPRD terlihat saling bertanya terkait sikap orang nomor dua di Dompu tersebut.
Belakangan, publik ramai memperbincangkan kejadian ini. Berbagai komentar bermunculan di media sosial, mulai dari yang mendukung langkah Sirajuddin hingga yang mengkritik sikap tersebut.
Sebagian warganet menilai tindakan itu sebagai bentuk ketegasan terhadap kesiapan administrasi, sementara lainnya menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam forum resmi pemerintahan.
Menanggapi hal itu, Sirajuddin akhirnya memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi pada Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan ruang sidang bukan tanpa alasan.
“Saya sudah di podium. Pada saat itu, nota penyampaian pemerintah terkait nota keuangan APBD 2026 belum ada. Makanya saya tinggalkan ruang paripurna, itu saja, tidak lebih,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dokumen yang seharusnya menjadi dasar penyampaian laporan memang belum tersedia saat dirinya bersiap memulai agenda sidang. “Saya sudah di podium, barang itu tidak ada,” tegasnya.
Peristiwa ini pun membuka ruang diskusi publik terkait kesiapan teknis dalam pelaksanaan sidang paripurna, khususnya menyangkut dokumen penting seperti nota keuangan APBD.
Banyak pihak berharap kejadian serupa tidak terulang, mengingat forum paripurna merupakan agenda resmi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas..
Hingga kini, video tersebut masih terus beredar dan menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial, mencerminkan tingginya perhatian publik terhadap jalannya pemerintahan di daerah. (Red)
