GEKRAFS NTB Gandeng PT Prima Nala Solusi, Perkuat Interkoneksi Digital untuk Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Mataram, NTB (SIAR POST) – Upaya mempercepat transformasi digital dan memperkuat konektivitas di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus didorong. Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) NTB resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Prima Nala Solusi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat interkoneksi digital di wilayah kepulauan tersebut.

Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan geografis NTB yang terdiri dari dua pulau besar, Lombok dan Sumbawa, serta pulau-pulau kecil lainnya.

Interkoneksi dinilai sebagai kunci untuk mendorong pemerataan pembangunan, efisiensi ekonomi, serta peningkatan kualitas layanan publik berbasis digital.

Ketua GEKRAFS NTB, Yeyen Seprian Rachmat, M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan hasil dari proses panjang diskusi lintas sektor dalam merespons kebutuhan pembangunan daerah yang terus berkembang.

“Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya konektivitas broadband, memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital, meningkatkan akses informasi, serta mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif di NTB,” ujarnya.

GEKRAFS NTB memandang PT Prima Nala Solusi sebagai mitra yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta legalitas dalam penyediaan layanan jaringan dan jasa telekomunikasi.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata dalam memperkuat ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Perwakilan PT Prima Nala Solusi, Dedi Abidin yang akrab disapa Kang Abe selaku Direktur Pemasaran, menyampaikan apresiasi atas inisiatif GEKRAFS NTB dalam membangun kolaborasi lintas sektor.

Ia menilai, sinergi antara pelaku usaha, komunitas, dan pemerintah menjadi kunci dalam menghadirkan layanan konektivitas yang tidak hanya cepat, tetapi juga merata hingga ke wilayah terpencil.

“Ini adalah bentuk kontribusi nyata dalam membangun NTB melalui penguatan konektivitas digital yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Kerja sama ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTB. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. H. Akhsanul Khalik, yang hadir mewakili pemerintah, menyambut baik penandatanganan MoU tersebut.

Menurutnya, kolaborasi ini dapat menjadi motor penggerak dalam mendinamisir pengembangan jaringan digital di NTB, sekaligus mempercepat integrasi layanan berbasis teknologi.

“Interkoneksi digital menjadi fondasi penting untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien dan terintegrasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemprov NTB tengah membangun kesepahaman dengan Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pengembangan interkoneksi sistem energi listrik.

Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi energi serta menghadirkan layanan listrik 24 jam hingga ke pulau-pulau kecil, khususnya di kawasan wisata unggulan.

Kegiatan penandatanganan MoU ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Kominfotik NTB, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Biro Ekonomi, Bappeda, Dinas Koperasi dan UMKM, General Manager Geopark Rinjani, General Manager Geopark Tambora, Ketua BPPD NTB, komunitas pariwisata dan pelaku ekonomi kreatif.

Exit mobile version