Direktur BUMDes di Teniga Ditemukan Tewas di Rumah, Dugaan Tekanan Ekonomi Mencuat

Lombok Utara, SIARPOST– Suasana Dusun Mekar Sari, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, mendadak berubah hening pada Jumat (10/4/2026) siang. Seorang pria berinisial H.K. (36), yang dikenal sebagai Direktur BUMDes setempat, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istri korban sekitar pukul 12.30 WITA. Saat masuk ke dalam rumah, ia mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung. Dengan panik, ia langsung memotong tali rafia yang mengikat korban dan meminta bantuan warga sekitar. Warga yang datang kemudian membantu mengevakuasi korban.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, korban ditemukan tergantung pada kayu plafon rumah menggunakan tali rafia. Tidak berselang lama, aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan penyebab kematian.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. melalui Kapolsek Tanjung AKP Surya Irawan, S.H. menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pengecekan di TKP dan keterangan saksi, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” ungkapnya.

Di balik kejadian ini, muncul dugaan bahwa korban tengah menghadapi tekanan berat dalam hidupnya. Informasi yang beredar di lingkungan sekitar menyebutkan adanya persoalan ekonomi serta kondisi kesehatan yang dialami korban dalam beberapa waktu terakhir.

Kematian H.K. bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga mengguncang masyarakat setempat. Sebagai Direktur BUMDes, korban dikenal aktif dalam kegiatan desa dan memiliki peran penting dalam pengelolaan ekonomi masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Dukungan dari keluarga dan lingkungan dinilai sangat penting, terutama bagi mereka yang tengah menghadapi tekanan hidup.

Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di pemakaman umum setempat. Sementara itu, penanganan kasus oleh aparat berlangsung cepat dan situasi di lokasi tetap aman serta kondusif.(Niss)

Exit mobile version