Gubernur NTB Tak Hadir di Tiga Agenda Halal Bihalal Komunitas Besar, Umi Dinda Ambil Peran

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa jika aspirasi masyarakat tidak tersampaikan langsung ke pemimpin, maka proses tindak lanjut di tingkat birokrasi bisa menjadi lambat, bahkan terabaikan.

Wakil Gubernur Ambil Peran

Di tengah situasi tersebut, kehadiran Wakil Gubernur menjadi penopang utama jalannya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam setiap kesempatan, Umi Dinda menekankan pentingnya persatuan, kontribusi nyata, serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman komunitas.

Namun demikian, bagi sebagian warga, kehadiran gubernur tetap memiliki makna simbolik dan emosional tersendiri, sebagai bentuk kedekatan dan keterbukaan pemimpin terhadap rakyatnya.

Rangkaian Halal Bihalal ini sejatinya memperlihatkan kuatnya solidaritas masyarakat NTB lintas daerah. Namun di sisi lain, juga menjadi cermin bahwa kebutuhan akan kedekatan antara pemimpin dan rakyat masih menjadi pekerjaan rumah.

Warga berharap ke depan, momen-momen seperti ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

Sebab bagi banyak orang, kedekatan dengan pemimpin bukan sekadar simbol, melainkan jembatan penting agar suara rakyat benar-benar didengar. (Red)

Exit mobile version