Hasil penting dari perjuangan tersebut adalah masuknya pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) pembentukan PPS dalam agenda resmi pemerintah pusat pada awal 2026, serta penguatan jalur legislasi melalui hak inisiatif DPR RI. Namun, bagi Aliansi PPS, capaian itu belum cukup tanpa kepastian konkret.
Menuju Titik Penentuan
Aksi 26 Mei 2026 kini diposisikan sebagai momentum krusial, bahkan disebut sebagai “titik penentuan” arah perjuangan pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa.
Dengan skala mobilisasi yang melibatkan seluruh kabupaten/kota di Pulau Sumbawa, tekanan politik yang dihasilkan diprediksi akan jauh lebih besar dibanding aksi-aksi sebelumnya.
Publik pun kini menanti, apakah aksi ini akan mempercepat lahirnya Provinsi Pulau Sumbawa, atau justru membuka babak baru eskalasi gerakan di daerah.
Redaksi | SIAR POST
