Dari Debur Ombak Pesisir: Mimpi Besar Jauhari Bangun Universitas Teknologi Terapung di NTB

Founder Sekolah Pesisi Juang, Jauhari Tantowi (kanan). (dok.Istimewa)

“Saya tahu ini tidak mudah. Tapi saya yakin selalu ada jalan,” ucapnya.

Baginya, universitas itu bukan sekadar institusi pendidikan. Ia adalah simbol keadilan, bahwa anak pesisir pun berhak mengakses ilmu pengetahuan, teknologi, dan masa depan yang lebih baik.

Di balik semua pencapaian dan mimpi itu, Jauhari tetap sederhana. Ia percaya pada satu hal, ikhtiar yang kuat akan selalu menemukan jalannya.

“Yang penting kita terus berusaha dan tidak berhenti. Saya yakin doa orang-orang baik akan membawa kita sampai ke sana,” katanya.

Di usia 28 tahun, Jauhari Tantowi belum sampai di garis akhir. Bahkan, mungkin ia baru saja memulai.

Namun dari pesisir kecil di Ampenan, ia telah membuktikan satu hal penting, bahwa mimpi besar tidak pernah ditentukan oleh dari mana kita berasal, melainkan seberapa jauh kita berani melangkah. (Red)

Exit mobile version