DOMPU, SIAR POST – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai menyiapkan realisasi sejumlah proyek fisik di Kabupaten Dompu pada tahun anggaran 2026.
Sejumlah program prioritas yang akan digulirkan meliputi penguatan tebing sungai, pembangunan sumur bor, rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan drainase, hingga penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum. Total terdapat 33 paket pekerjaan dengan nilai anggaran sekitar Rp6,05 miliar.
Kepala Dinas PUPR NTB, Lalu Kusuma Wijaya, mengungkapkan bahwa seluruh proyek tersebut saat ini masih berada pada tahap awal.
“Untuk saat ini belum ada pekerjaan yang ditenderkan. Masih dalam tahap persiapan lapangan dan perencanaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4/2026).
Meski demikian, proyek-proyek tersebut dipastikan menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat infrastruktur dasar di Dompu.
Terutama sektor air dan irigasi yang dinilai sangat penting bagi kebutuhan masyarakat dan pertanian.
Program pembangunan sumur bor dan rehabilitasi irigasi, misalnya, diharapkan mampu menjawab persoalan ketersediaan air bersih dan mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Sementara pembangunan drainase dan penguatan tebing sungai menjadi langkah antisipatif terhadap potensi banjir dan kerusakan lingkungan.
Dengan total anggaran miliaran rupiah, realisasi proyek ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan kualitas infrastruktur desa.
Namun, masyarakat masih menunggu kejelasan waktu pelaksanaan di lapangan, mengingat seluruh paket pekerjaan saat ini belum memasuki tahap tender.
Pemerintah Provinsi NTB memastikan proses akan berjalan sesuai mekanisme, dengan mengedepankan perencanaan yang matang sebelum proyek benar-benar dieksekusi.
Jika seluruh tahapan berjalan lancar, proyek fisik ini diproyeksikan mulai terealisasi dalam tahun berjalan dan menjadi salah satu dorongan penting bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Dompu. (Red)
