MATARAM, SIAR POST – SMA Negeri 5 Mataram mencatat prestasi membanggakan setelah resmi ditetapkan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Penunjukan tersebut ditetapkan pada 12 Maret 2026 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen.
Sebagai Sekolah Model PM dan KKA, SMAN 5 Mataram akan menjadi sekolah rujukan yang menerapkan pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial secara terencana, berkualitas, serta berkelanjutan.
Tidak hanya itu, sekolah ini juga diharapkan menjadi pusat pengimbasan berbagai praktik baik bagi sekolah-sekolah lain di wilayahnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 5 MATARAM, Siti Nurhani SPd, beberapa waktu lalu mengatakan, penetapan tersebut bukan tanpa alasan. SMAN 5 Mataram dinilai memenuhi berbagai indikator penting yang ditetapkan pemerintah.
“Beberapa keunggulan yang menjadi pertimbangan antara lain pernah mengikuti pelatihan PM dan KKA, memiliki akreditasi unggul, skor Rapor Pendidikan yang baik, capaian literasi dan numerasi mencapai 95,56 persen,” ujarnya.
SMAN 5 juga mendapat dukungan pemerintah daerah, serta menunjukkan komitmen kuat dari kepala sekolah dalam menerapkan program Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial.
Sebelum ditetapkan, Kemendikdasmen melalui Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) juga melakukan studi baseline berupa survei evaluasi diri sekolah.
“Tahapan ini dilakukan untuk memetakan kondisi awal dan memastikan kesiapan sekolah dalam menjalankan program tersebut,” ujarnya lagi.
Program Sekolah Model PM dan KKA sendiri merupakan program baru yang diluncurkan pemerintah pada tahun 2026. Karena itu, penunjukan SMAN 5 Mataram menjadi bagian dari gelombang pertama sekolah model implementasi program tersebut.
Kepala SMAN 5 Mataram menyatakan bahwa status sebagai sekolah model menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Dengan program ini, kami terus bersemangat dan berupaya meningkatkan keunggulan belajar murid, keunggulan mengajar pendidik, dan keunggulan kepemimpinan kepala sekolah,” ujarnya.
