Usai Kecelakaan Mobil Dinas ke Acara PAN, Korban Dikabarkan Belum Tersentuh Santunan

LOMBOK BARAT, SIAR POST – Kabar mengenai belum adanya perhatian maupun santunan terhadap kader Partai Amanat Nasional (PAN) Lombok Barat yang menjadi korban kecelakaan mobil dinas saat menghadiri agenda partai mulai menuai perbincangan publik.

Sejumlah informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan para korban kecelakaan tunggal yang terjadi di wilayah Empang, Kabupaten Sumbawa, beberapa waktu lalu hingga kini belum mendapatkan perhatian ataupun santunan dari pihak partai.

Padahal dalam peristiwa tersebut, sejumlah kader PAN yang berada di dalam mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengalami luka serius. Bahkan beberapa korban dilaporkan mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan intensif.

Ketua Ruang Kita Center (RKC), Is Karyanto, menilai apabila kabar tersebut benar adanya, maka hal itu menunjukkan minimnya kepedulian terhadap kader yang telah berangkat untuk menghadiri kegiatan partai.

“Kalau benar tidak ada perhatian atau santunan kepada para korban, tentu ini sangat disayangkan. Mereka berangkat dalam rangka menghadiri kegiatan partai, bahkan ada yang mengalami luka berat hingga patah kaki. Masa setelah kejadian justru dibiarkan begitu saja,” kata Is Karyanto.

Menurutnya, kader merupakan aset penting partai yang seharusnya mendapatkan perhatian, terlebih ketika mengalami musibah saat mengikuti agenda organisasi.

“Jangan sampai kader hanya dibutuhkan ketika ada kegiatan politik, tetapi ketika tertimpa musibah justru tidak mendapatkan perhatian yang layak,” ujarnya.

Media ini berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada sejumlah korban kecelakaan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan yang jelas terkait ada atau tidaknya bantuan maupun santunan yang diberikan oleh pengurus PAN Lombok Barat.

Salah seorang korban yang dihubungi hanya memberikan jawaban singkat dan mempertanyakan tujuan wawancara yang dilakukan media.

Sementara korban lainnya yang dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp belum memberikan respons.
Media ini juga berupaya meminta tanggapan Bupati Lombok Barat terkait kabar tersebut.

Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum berhasil dikonfirmasi.

Sebelumnya, kecelakaan tersebut menjadi perhatian publik karena kendaraan yang digunakan merupakan mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Lombok Barat jenis Toyota HiAce.

Mobil tersebut diketahui membawa belasan kader PAN yang hendak menghadiri agenda Musyawarah Cabang (Muscab) di Kabupaten Bima.

Peristiwa itu kemudian memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk LSM Kawal NTB yang mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan partai politik.

Exit mobile version