Iman menambahkan pemerintah daerah terus melakukan pembinaan terhadap seluruh lembaga PAUD melalui delapan orang penilik yang tersebar di berbagai wilayah.
Meski jumlah penilik masih terbatas dibandingkan 621 lembaga PAUD yang ada, pengawasan tetap dilakukan melalui monitoring lapangan dan tindak lanjut terhadap setiap laporan masyarakat.
“Kami berharap seluruh pengelola PAUD aktif memperbarui data Dapodik agar status lembaga tetap aktif dan layanan pendidikan kepada anak-anak tidak terganggu,” pungkasnya. (Red)
