Mahasiswa UIN Mataram Datang Bukan Sekadar KKN, Desa Jenggala Jadi Laboratorium Desa Digital

Lombok Utara, SIARPOST – Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, tidak sekadar menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Jumat (3/7/2026). Lebih dari itu, desa ini akan menjadi laboratorium pengembangan transformasi digital berbasis masyarakat yang diusung para mahasiswa selama menjalankan pengabdian.

Mengangkat tema “Transformasi Desa Digital Berkelanjutan Menuju Masyarakat Sejahtera” , para mahasiswa KKP hadir dengan misi mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari pembangunan desa yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ketua KKP UIN Mataram, Muhamad Mahalli Fikri, mengatakan kehadiran mahasiswa bukan hanya menjalankan program akademik, melainkan membangun kolaborasi nyata bersama masyarakat untuk menghadirkan inovasi yang dapat memberikan dampak jangka panjang bagi desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Jenggala atas sambutan yang sangat baik. Melalui KKP ini, kami berharap dapat berkolaborasi dengan masyarakat dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat. Tema yang kami usung menjadi semangat untuk mendorong transformasi desa melalui pemanfaatan teknologi digital yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Siska Triaga Niagara, M.Psi., menilai KKP menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar dari dinamika kehidupan masyarakat desa.

“Saya berharap mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta melaksanakan setiap program kerja dengan penuh tanggung jawab. Jadikan KKP sebagai ruang belajar sekaligus ruang pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jenggala,” katanya.

Kepala Desa Jenggala, Wahyu Aji Pratama, S.STP., menyambut positif gagasan transformasi digital yang dibawa para mahasiswa. Menurutnya, kehadiran generasi muda dengan berbagai inovasi dapat menjadi energi baru dalam upaya mempercepat pembangunan desa.

“Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran mahasiswa KKP UIN Mataram. Semoga selama berada di Desa Jenggala dapat beradaptasi dengan masyarakat, menjalin kerja sama yang baik, dan menghadirkan program-program inovatif yang benar-benar memberikan manfaat bagi desa. Pemerintah desa siap mendukung setiap kegiatan yang bertujuan untuk kemajuan bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta KKP, Raden Khatami Rosyidi, mengaku optimistis program pengabdian di Desa Jenggala akan berjalan maksimal. Sambutan hangat dari pemerintah desa dan masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi para mahasiswa.

“Alhamdulillah, sejak hari pertama kami merasakan suasana kekeluargaan yang begitu hangat. Hal ini menjadi penyemangat bagi kami untuk menjalankan seluruh program kerja dengan maksimal. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam proses belajar dan mengabdi,” tuturnya.

Kehadiran mahasiswa KKP UIN Mataram di Desa Jenggala menjadi penanda bahwa pengabdian mahasiswa kini tidak lagi hanya identik dengan kegiatan seremonial di desa. Melalui pendekatan digital dan kolaboratif, Desa Jenggala berpeluang menjadi contoh bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa yang berkelanjutan.(Niss)

Exit mobile version